Wijaya, Yolanda Martgaretha and Gono, Joyo Nur Suryanto (2026) REPRESENTASI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DALAM HUBUNGAN ROMANTIS PADA MEMOAR DIGITAL BROKEN STRINGS KARYA AURELIE MOEREMANS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (490kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 BAB 1.pdf - Submitted Version Download (467kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 BAB 2.pdf - Submitted Version Download (216kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (359kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 BAB 5.pdf - Submitted Version Download (187kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (196kB) |
|
|
Text
Yolanda M.W 1440122130108 LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kekerasan terhadap perempuan dalam hubungan romantis merupakan permasalahan
sosial yang sering kali tersembunyi akibat adanya normalisasi relasi kuasa yang tidak
setara antara laki-laki dan perempuan. Memoar digital Broken Strings karya Aurelie
Moeremans menjadi media yang merepresentasikan pengalaman perempuan sebagai
korban kekerasan sekaligus proses penyadaran dan resistensi terhadap relasi yang
menindas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan terhadap
perempuan dalam hubungan romantis pada memoar digital Broken Strings karya
Aurelie Moeremans. Penelitian menggunakan paradigma kritis dengan pendekatan
kualitatif dan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui analisis denotasi,
konotasi, mitos, struktur naratif, serta lima kode pembacaan Barthes, yaitu kode
hermeneutik, proairetik, simbolik, kultural, dan semik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kekerasan terhadap perempuan direpresentasikan dalam berbagai bentuk,
meliputi kekerasan psikologis, seksual, fisik, ekonomi, dan kekerasan berbasis daring,
dengan kekerasan psikologis sebagai bentuk yang paling dominan. Temuan penelitian
juga menunjukkan adanya relasi kuasa yang tidak seimbang sehingga perempuan
mengalami pembungkaman terhadap suara, pengalaman, dan batas personalnya
sebagaimana dijelaskan dalam Muted Group Theory. Selain itu, representasi kekerasan
tersebut memperkuat perspektif Feminisme Radikal bahwa sistem patriarki menjadi
salah satu faktor yang mempertahankan dominasi laki-laki terhadap tubuh, keputusan,
dan kehidupan perempuan. Melalui pengalaman yang dinarasikan Aurelie, Broken
Strings tidak hanya menampilkan penderitaan korban, tetapi juga menggambarkan
proses kesadaran dan resistensi perempuan dalam mengambil kembali kendali atas
hidupnya.
Kata kunci: representasi, kekerasan terhadap perempuan, hubungan romantis,
memoar digital, semiotika Roland Barthes.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 07:18 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 07:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55980 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
