Pramudya, Eltana Bayu (2026) ARAHAN PEMANFAATAN RUANG BERBASIS MITIGASI BENCANA LONGSOR DENGAN PENDEKATAN SPATIAL MULTI CRITERIA ANALYSIS (SMCA) DI KABUPATEN TEMANGGUNG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (14MB) |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (250kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (530kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (524kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (107kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (137kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Pembangunan wilayah di Kabupaten Temanggung menghadapi ancaman bencana tanah longsor yang persisten akibat karakteristik topografi pegunungan dan curah hujan tinggi. Meskipun regulasi telah mengamanatkan integrasi mitigasi dalam penataan ruang, implementasinya masih terkendala oleh kurangnya model zonasi yang adaptif dan terintegrasi dengan instrumen pengendalian ruang operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengendalian pemanfaatan ruang berbasis mitigasi bencana longsor yang terintegrasi dengan Peraturan Daerah Kabupaten Temanggung Nomor 1 Tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Spatial Multi-Criteria Analysis (SMCA) yang divalidasi melalui teknik Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pembobotan parameter ancaman. Untuk meningkatkan akurasi analisis kerentanan, digunakan teknik pemetaan dasimetrik dalam meredistribusi data sosial-ekonomi ke unit lahan riil. Hasil analisis mengidentifikasi 539,69 Ha lahan yang tidak sesuai peruntukan, di mana 99,75 Ha di antaranya berada pada zona risiko tinggi, membentuk "Zona Sangat Kritis". Arahan pengendalian yang dirumuskan mencakup integrasi peta risiko bencana ke dalam instrumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), penerapan Ketentuan Umum Peraturan Zonasi (KUPZ) Ketentuan Khusus, serta standar rekayasa teknis mitigasi berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2007. Strategi ini mengombinasikan penegakan hukum tata ruang melalui skema insentif-disinsentif dan sanksi administratif progresif guna mewujudkan pembangunan daerah yang aman, adaptif, dan berkelanjutan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 01:43 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55806 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
