BENITA, NABIILA AYU and Susiatiningsih, Hermini (2026) POTENSI BEASISWA KEMITRAAN NEGARA BERKEMBANG SEBAGAI PERANGKAT DIPLOMASI PUBLIK DALAM HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA-PAKISTAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Download (630kB) |
|
|
Text
BAB II_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Download (112kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Download (146kB) |
|
|
Text
Lampiran_Nabiila Ayu Benita_14050122130077.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Bantuan pendidikan berupa beasiswa internasional menjadi salah satu instrumen
yang banyak digunakan negara-negara untuk menunjukkan daya tariknya kepada
publik asing, salah satunya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
potensi Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) sebagai
instrumen diplomasi publik Indonesia dalam memperkuat hubungan bilateral
Indonesia-Pakistan. Penelitian ini menganalisis bagaimana program KNB dikelola
sebagai instrumen diplomasi publik serta bagaimana daya tarik yang dimilikinya
melalui soft power currencies milik Vuving berpotensi mendorong terbentuknya
people-to-people connection antara Indonesia dan Pakistan. Pakistan dipilih sebagai
fokus penelitian karena merupakan salah satu negara dengan mobilitas mahasiswa
yang tinggi serta termasuk penerima Beasiswa KNB terbanyak. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara
terhadap sepuluh mahasiswa dan alumni penerima Beasiswa KNB asal Pakistan,
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, dan Kementerian Pendidikan
Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Data juga diperoleh melalui studi
dokumen dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
program KNB memiliki potensi sebagai instrumen diplomasi publik Indonesia
melalui pembentukan people-to-people connection yang mendorong terbentuknya
persepsi positif, hubungan jangka panjang, dan kepercayaan antara penerima
beasiswa dengan Indonesia. Dalam konteks hubungan bilateral Indonesia-Pakistan,
potensi tersebut terlihat melalui terbentuknya jejaring alumni profesional,
meningkatnya kepercayaan dalam bidang pendidikan tinggi, terbentuknya citra
positif terhadap Indonesia, serta adanya keinginan untuk mempertahankan dan
mengembangkan hubungan dengan Indonesia di masa depan. Penelitian ini
berkontribusi pada pengembangan kajian soft power dan diplomasi publik dalam
bidang pendidikan. Secara praktis, penelitian ini memberikan gambaran mengenai
pengalaman mahasiswa internasional selama menempuh studi di Indonesia yang
dapat menjadi masukan bagi pengelola program, institusi pendidikan tinggi, dan
pemangku kepentingan terkait dalam pengembangan program pendidikan
internasional.
Kata kunci: Beasiswa KNB, Soft Power, Diplomasi Publik, People-to-People
Connection, Indonesia-Pakistan
126 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 08:49 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 01:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55801 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
