Amilia, Puteri Cahya Ayu Fatikhah and Fatharini, Anjani Tri (2026) PERAN WILDLIFE JUSTICE COMMISSION DALAM MERESPONS PERDAGANGAN ILEGAL HARIMAU DI GREATER MEKONG REGION MELALUI SKEMA OPERATION AMBUSH TAHUN 2016-2022. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (367kB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (528kB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (626kB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (194kB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (229kB) |
|
|
Text
Puteri Cahya Ayu Fatikhah Amilia_14050122120021_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (343kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas peran Wildlife Justice Commission (WJC) dalam merespons
perdagangan ilegal harimau di kawasan Greater Mekong melalui Operation Ambush
(2016–2022). Perdagangan ilegal satwa liar dipahami sebagai bagian dari kejahatan
transnasional terorganisir yang melibatkan jaringan lintas negara, termasuk
keterkaitannya dengan fasilitas penangkaran harimau (tiger farms). Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif, dengan analisis dilakukan menggunakan konsep NGO
role as a watchdog dari Marjan Peeters. Data diperoleh melalui wawancara dengan
perwakilan WJC serta studi dokumen dari laporan resmi dan sumber sekunder terkait.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran WJC paling menonjol terdapat pada aspek
information management dan compliance promotion. WJC berperan dalam mengolah
informasi lapangan menjadi intelijen yang digunakan untuk penegakan hukum, serta
mendukung implementasi norma internasional melalui bukti investigatif dan
rekomendasi kebijakan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kontribusi WJC sangat
bergantung pada respons dan kapasitas negara dalam menindaklanjuti temuan yang
dihasilkan. Dengan demikian, WJC dapat dipahami sebagai aktor pengawas aktif dalam
penanganan perdagangan ilegal satwa liar.
Kata kunci: Wildlife Justice Commission, perdagangan ilegal satwa liar, harimau,
Greater Mekong, NGO, watchdog
118 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:32 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55742 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
