Search for collections on Undip Repository

Harmonisasi Rezim Internasional dalam Regulasi Labeling Industri Rokok Indonesia: Process, Compliance, dan Projection

Yunasuta, Rhesa and Hanura, Marten (2026) Harmonisasi Rezim Internasional dalam Regulasi Labeling Industri Rokok Indonesia: Process, Compliance, dan Projection. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.

[thumbnail of Cover_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
Cover_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (966kB)
[thumbnail of BAB I_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
BAB I_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version

Download (763kB)
[thumbnail of BAB II_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
BAB II_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version

Download (527kB)
[thumbnail of BAB III_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
BAB III_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (513kB)
[thumbnail of BAB IV_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
BAB IV_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version

Download (418kB)
[thumbnail of Dafpus_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
Dafpus_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version

Download (445kB)
[thumbnail of Lampiran_Rhesa Yunasuta.pdf] Text
Lampiran_Rhesa Yunasuta.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (167kB)

Abstract

Penelitian ini berfungsi untuk mendeskripsikan dan
menganalisis proses harmonisasi rezim internasional tentang aturan
labeling produk di industri rokok Indonesia. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis
dokumen dan analisis kongruen, berlandaskan teori Neoliberal
Institusionalisme Keohane (1984) sebagai payung makro dan konsep
Rezim Internasional Krasner (1983) sebagai pisau analisis
operasional. Dua rezim internasional diposisikan sebagai objek
analisis utama Perjanjian Technical Barriers to Trade (TBT) WTO
yang mengikat Indonesia secara hukum formal, dan Framework
Convention on Tobacco Control (FCTC) WHO yang memengaruhi
norma domestik Indonesia meskipun hingga saat ini belum
diratifikasi. Data diperoleh dari regulasi resmi pemerintah Indonesia
terkait labeling rokok mulai PP Nomor 81 Tahun 1999 hingga PP
Nomor 28 Tahun 2024, notifikasi TBT WTO, dokumen resmi WHO
dan FCTC, serta berbagai laporan lembaga internasional dan jurnal
akademis yang relevan.
Hasil penelitian menampilkan bahwa proses harmonisasi
regulasi labeling rokok Indonesia terhadap rezim internasional
berlangsung secara asimetris dan selektif selama lebih dari dua
dekade Indonesia menunjukkan compliance formal yang konsisten
terhadap prinsip-prinsip TBT WTO, khususnya dalam hal nondiskriminasi dan transparansi notifikasi regulasi teknis, namun secara
bersamaan mempertahankan kesenjangan yang sangat besar dari
standar FCTC WHO sebagaimana tercermin dari skor SEATCA
FCTC Scorecard 2023 sebesar 20,23% yang menempatkan Indonesia
di posisi terendah seluruh kawasan ASEAN. Pola asimetri ini
dibentuk oleh interaksi antara faktor domestik ketergantungan fiskal
pada cukai tembakau yang mencapai Rp213,5 triliun pada 2023,
tekanan ketenagakerjaan dengan lebih dari 5,98 juta tenaga kerja di
sektor tembakau, serta inkoheren kepentingan antar-kementerian dan
faktor internasional berupa mekanisme penegakan DSU WTO yang
mengikat dan ketiadaan kewajiban formal FCTC akibat nonratifikasi. Proyeksi ke depan menggambarkan bahwa tekanan global
menuju regulasi labeling yang semakin ketat terus menguat dengan
44 negara dan wilayah kini bergerak menuju plain packaging.
Kata Kunci: Harmonisasi Rezim Internasional, Labeling Rokok,
Technical Barriers to Trade (TBT) WTO, FCTC WHO,
Compliance, Industri Rokok Indonesia.
115 Hubungan Internasional 2026

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 02 Jul 2026 04:19
Last Modified: 02 Jul 2026 04:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55650

Actions (login required)

View Item View Item