Al Husain, Muhammad Zaky and Fatharini, Anjani Tri (2026) ANALISIS FILM DOKUMENTER SEASPIRACY DALAM MEMBINGKAI ISU OVERFISHING SEBAGAI ISU GLOBAL: PERSPEKTIF TRAGEDY OF THE COMMONS. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_BAB I.pdf - Submitted Version Download (449kB) |
|
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_BAB II.pdf - Submitted Version Download (302kB) |
|
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
|
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (133kB) |
|
|
Text
Muhammad Zaky Al Husaini_14050122130045_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (148kB) |
Abstract
Overfishing telah berkembang menjadi salah satu isu lingkungan global yang
mengancam keberlanjutan sumber daya laut, keseimbangan ekosistem, serta
kehidupan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan. Film dokumenter
Seaspiracy hadir sebagai media yang mengangkat isu tersebut melalui berbagai
representasi eksploitasi sumber daya laut di berbagai wilayah dunia. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis bagaimana film dokumenter Seaspiracy membingkai
isu overfishing sebagai isu global melalui pendekatan media framing dan konsep
Tragedy of The commons. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif-analitis. Kerangka analisis yang digunakan meliputi konsep
emphasis framing dari Paul D’Angelo (2017) dan konsep Tragedy of The commons
dari Garrett Hardin (1968). Konsep emphasis framing digunakan untuk
mengidentifikasi aspek-aspek yang ditonjolkan film dalam merepresentasikan
overfishing, sedangkan konsep Tragedy of The commons digunakan untuk
menganalisis bagaimana eksploitasi sumber daya laut sebagai common-pool
resources direpresentasikan dalam film.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seaspiracy membingkai overfishing sebagai
isu global melalui penonjolan berbagai bentuk eksploitasi sumber daya laut, seperti
praktik perikanan industri berskala besar, Illegal, Unreported, and Unregulated
Fishing (IUU Fishing), eksploitasi bluefin tuna di Jepang, serta ketimpangan akses
terhadap sumber daya perikanan di Afrika Barat. Film menekankan bahwa
overfishing merupakan konsekuensi dari sistem ekonomi global yang mendorong
eksploitasi sumber daya laut secara berlebihan. Selain itu, representasi overfishing
dalam Seaspiracy menunjukkan karakteristik Tragedy of The commons, di mana
sumber daya laut dimanfaatkan oleh berbagai aktor untuk memenuhi kepentingan
ekonomi dan permintaan pasar global tanpa mempertimbangkan keberlanjutan
jangka panjang. Film juga menyoroti lemahnya implementasi mekanisme
pembatasan akses dan pengelolaan sumber daya yang menyebabkan eksploitasi
sumber daya laut terus berlangsung.
Kata kunci: Seaspiracy, overfishing, media framing, emphasis framing, Tragedy
of The commons.
No. 114 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:34 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
