Search for collections on Undip Repository

MODEL PEMBERDAYAAN PARTISIPATIFSEBAGAI BASIS INTEGRASI SOSIALPADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL(Studi Kasus Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan)

ERZALSYAH, KEMAL RAFI and Yuwanto, Yuwanto (2026) MODEL PEMBERDAYAAN PARTISIPATIFSEBAGAI BASIS INTEGRASI SOSIALPADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL(Studi Kasus Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.

[thumbnail of Cover_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
Cover_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (620kB)
[thumbnail of BAB 1_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
BAB 1_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version

Download (406kB)
[thumbnail of BAB 2_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
BAB 2_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version

Download (424kB)
[thumbnail of BAB 3_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
BAB 3_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
BAB 4_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version

Download (154kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
Daftar Pustaka_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version

Download (152kB)
[thumbnail of Lampiran_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf] Text
Lampiran_Kemal Rafi Erzalsyah.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (836kB)

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki tingkat keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan yang tinggi sehingga kerukunan antarumat
beragama menjadi faktor penting dalam menjaga integrasi sosial. Namun, keberagaman juga berpotensi menimbulkan segregasi dan konflik apabila tidakdikelola dengan baik. Desa Bangun Sari merupakan salah satu desa transmigrasi
yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang suku dan agama yangberagam. Meskipun pada masa awal terbentuknya desa terdapat pengelompokanberdasarkan identitas suku, masyarakat berhasil membangun kehidupanterintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikanmodel pemberdayaan partisipatif yang menjadi basis integrasi sosial padamasyarakat multikultural di Desa Bangun Sari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatanetnografi. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dandokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yangterdiri atas pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, dan generasi awal
transmigran Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sosial di Desa BangunSari
terbentuk melalui model pemberdayaan partisipatif berbasis akar rumput (bottom- up) yang berkembang secara alami dari masyarakat. Proses tersebut berlangsungmelalui tiga tahap, yaitu penyadaran, penguatan kapasitas, dan kemandirian. Padatahap penyadaran, ruang interaksi bersama dan peran tokoh adat mendorongtumbuhnya kesadaran untuk hidup berdampingan. Tahap penguatan kapasitasditandai oleh berkembangnya bonding social capital yang kemudian meluasmenjadi bridging social capital. Tahap kemandirian ditunjukkan melalui
kemampuan masyarakat menjaga kerukunan, menyelesaikan konflik secaramusyawarah, serta menolak provokasi dari luar, sehingga semakin kuat modal
sosial yang terbentuk melalui pemberdayaan partisipatif semakin memperkuat
integrasi sosial dan ketahanan masyarakat terhadap potensi konflik. Kondisi ini
sejalan dengan pandangan Robert Putnam bahwa modal sosial menjadi fondasi
bagi terciptanya integrasi sosial yang berkelanjutan, dengan keberhasilan tersebut
didukung oleh kepercayaan, norma, dan jejaring yang tumbuh melalui
pengalaman hidup bersama serta diperkuat oleh peran pemerintah desa sebagai
fasilitator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin kuat modal sosial yang terbentukmelalui proses pemberdayaan partisipatif, maka akan semakin kuat juga integrasi
sosial yang dihasilkan, sehingga masyarakat memiliki ketahanan sosial yanglebihtinggi dalam menjaga kerukunan serta meredam potensi konflik yang dapat
mengancam integrasi sosial. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, integrasi sosial, modal sosial, masyarakat
multikultural
175 Ilmu Pemerintahan 2026

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:35
Last Modified: 02 Jul 2026 07:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55404

Actions (login required)

View Item View Item