Uswanda, Raden Roro Firda Amalia and Setiyaningsih, Dewi (2026) KERJA SAMA NCB INTERPOL INDONESIA DAN NCB INTERPOL KAMBOJA DALAM MENANGANI WNI KORBAN PERDAGANGAN MANUSIA EKSPLOITASI KERJA PAKSA ONLINE SCAM DI KAMBOJA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (664kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_BAB I.pdf - Submitted Version Download (354kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_BAB II.pdf - Submitted Version Download (367kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (362kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (182kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (190kB) |
|
|
Text
Raden Roro Firda_14050122120014_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perdagangan manusia dalam bentuk eksploitasi kerja paksa dalam industri
online scam di Kamboja banyak melibatkan WNI sebagai korbannya. Kejahatan ini
merupakan bentuk kejahatan lintas negara, sehingga penanganannya memerlukan kerja
sama antarnegara yang terlibat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis
implementasi kerja sama NCB Interpol Indonesia dan NCB Interpol Kamboja dalam
menangani WNI yang menjadi korban perdagangan manusia eksploitasi kerja paksa
online scam di Kamboja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teori
liberalisme institusionalis serta konsep transgovernmentalism, perolehan data melalui
wawancara serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama NCB
Interpol Indonesia dan NCB Interpol Kamboja dilakukan berdasarkan MoU yang telah
ada serta berdasarkan pada dokumen Konstitusi Interpol dan Interpol's Rules on the
Processing of Data. Kerja sama utama dari kedua Interpol tersebut merupakan
pertukaran informasi yang hal ini dianalisis melalui tiga lapisan yaitu kesesuaian,
mekanisme dan konteks. Hal ini sejalan dengan perspektif teori liberalisme
institusionalis Robert Keohane dan konsep transgovernmentalism yang menekankan
kerja sama dapat dilakukan oleh institusi internasional melalui Interpol dan antarunit
pemerintah yang sejenis. Kerja sama ini mendukung identifikasi korban, koordinasi
dalam investigasi dan juga repatriasi para korban. Interpol berperan sebagai institusi
yang melakukan fasilitasi komunikasi lintas negara melalui I-24/7.
Kata Kunci: NCB Interpol Indonesia, NCB Interpol Kamboja, Liberalisme
Institusionalis, Perdagangan Manusia, Kerja Paksa, Online Scam
108 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 06:17 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 06:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55402 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
