KATAMA, Rajib Wahyu Nugroho and Maryono, Maryono and Hidayat, Jafron Wasiq (2026) PENGARUH OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH TERHADAP MASA PAKAI TPA JATIBARANG. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
cover aja.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
1. Cover Lengkap.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (701kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (797kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (418kB) |
|
|
Text
7. BAB VI.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
8. Daftar Pustaka.pdf Download (1MB) |
Abstract
Kota Semarang merupakan salah satu kota penghasil timbunan sampah terbesar di Jawa Tengah. Ibu kota Jawa Tengah ini memiliki satu TPA, yaitu TPA Jatibarang, yang berlokasi di Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Timbulan sampah yang semakin meningkat masuk ke TPA Jatibarang tiap harinya seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kota Semarang. Akibatnya, landfill yang tersedia pada TPA Jatibarang semakin berkurang dan umur pakai TPA semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengevaluasi kondisi pelayanan TPA, (2) menganalisis sisa masa pelayanan TPA, dan (3) menganalisis beban landfill dari volume sampah yang masuk TPA sampai dengan tahun 2035 dengan alternatif penanganan sampah, serta (4) Mensimulasi masa pakai TPA Jatibarang dengan alternatif penanganan sampah.
Jenis penelitian ini termasuk ke dalam penelitian evaluasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui pengukuran, wawancara, dan observasi pengelolaan TPA Jatibarang. Analisis data kuantitatif dengan memproyeksikan timbulan sampah yang masuk ke TPA untuk mengetahui sisa umur pakai, sedangkan deskriptif kualitatif digunakan untuk mengidentifikasi kesesuaian sarana prasarana TPA dengan peraturan perundang - undangan. Pada penelitian ini dilakukan kajian sisa umur pakai TPA Jatibarang dengan mass balance analysis serta penambahan mekanisme 3R (Reuse, Reduce, Recycle), sehingga dapat menjadi bahan rekomendasi untuk pihak pengelola terkait pengoperasian pengomposan dan mekanisme 3R (Reuse, Reduce, Recycle).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPA Jatibarang belum menerapkan pemrosesan sanitary landfill sesuai peraturan menteri pekerjaan umum 3 tahun 2013, dengan tidak terdapat sisa masa pakai karena timbulan sampah yang sudah melebihi kapasitas TPA sebesar 4.599.859 m3 . Perhitungan pada zona pengembangan baru menunjukkan bahwa dengan kondisi pengelolaan eksisting , masa pakai TPA Jatibarang hanya mencapai tanggal 19 Juli 2029 atau selama 3 tahun 6 bulan, apabila menerapkan optimalisasi pengelolaan sampah masa pakai TPA Jatibarang mampu mencapai 10 tahun 2 bulan atau hingga tanggal 21 Februari 2036.
Kata kunci: TPA Jatibarang, Optimalisasi, pengelolaan sampah, evaluasi, masa pakai TPA
Semarang City is one of the largest waste generating cities in the region. This capital city has only one landfill site, namely the Jatibarang Landfill (TPA Jatibarang), located in Kedungpane sub – district, Mijen district, Semarang City. The increasing volume of waste entering the Jatibarang landfill each day corresponds with the growing population of Semarang City . As a result, the available landfill space at TPA Jatibarang is rapidly decreasing, thereby shortening its operational lifespan. This study aims to : (1) Evaluate the current service conditions of TPA Jatibarang, (2) Analyze the remaining operational lifespan of TPA Jatibarang, (3) Asses the landfill burden from incoming waste volumes up to the year 2035 using waste handling alternatives, and (4) simulate the landfill’s lifespan under these alternatives.
The research is categorized as an evaluation study. The methods used are both qualitative and quantitative descriptive approaches. Data were collected through measurement, interviews, and observation of landfill’s management. Quantitative data analysis involves projecting the incoming waste volume to determine the remaining operational lifespan, while qualitative descriptive analysis is used to assess the compliance of TPA infrastructure with regulatory standards. The study also includes a lifespan analysis of TPA using a mass balance analysis for scenarios and 3R mechanism. The result are intended to provide recommendations for landfill management , particularly in regard to composting operations and the implementation of 3R strategies.
The research findings indicate that TPA Jatibarang has not yet achieved the sanitary landfill standards as stipulated by the ministry of Public Works Regulation no. 3 of 2013. There is no remaining operational lifespan since the waste volume has already exceeded the landfill’s capacity by 4.599.859 m3 . Calculations for the new development zone show that under the current management conditions, the landfill’s lifespan will only extend to July 19, 2029 (a remaining period of 3 years and 6 months). However , if optimal waste management is implemented, the operational lifespan can be extended to 10 years and 2 months, reaching up to February 21, 2036.
Keywords : Jatibarang Landfill, Optimization, Waste Mangement, Evaluation, Landfill Lifespan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | TPA Jatibarang, Optimalisasi, pengelolaan sampah, evaluasi, masa pakai TPA |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science |
| Depositing User: | ekana listianawati |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 03:44 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 03:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
