Search for collections on Undip Repository

PENGARUH SUPLEMENTASI METIONIN TERPROTEKSI TERHADAP NILAI KECERNAAN, PROTEIN TOTAL DAN SINTESIS PROTEIN MIKROBA PADA KUALITAS RANSUM YANG BERBEDA SECARA IN VITRO

AFIF, MUHAMMAD NAUFAL (2026) PENGARUH SUPLEMENTASI METIONIN TERPROTEKSI TERHADAP NILAI KECERNAAN, PROTEIN TOTAL DAN SINTESIS PROTEIN MIKROBA PADA KUALITAS RANSUM YANG BERBEDA SECARA IN VITRO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of [Skripsi] Muhammad Naufal Afif_23010122120027Bab 1-3.pdf] Text
[Skripsi] Muhammad Naufal Afif_23010122120027Bab 1-3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of [Skripsi] Muhammad Naufal Afif_23010122120027.pdf] Text
[Skripsi] Muhammad Naufal Afif_23010122120027.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh suplementasi metionin
terproteksi pada ransum sapi perah dengan kualitas yang berbeda terhadap nilai
kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), protein total
dan sintesis protein mikroba yang dilakukan secara in vitro. Penelitian diambil
dengan latar belakang bahwa sebagian kecil fraksi metionin terproteksi dapat
terdegradasi di dalam rumen dan mampu mempengaruhi aktivitas mikroba rumen
dalam proses pencernaan dan fermentabilitas. Penelitian dilaksanakan pada bulan
Juni hingga Agustus 2025 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas
Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang.
Penelitian menggunakan sampel ransum sapi perah komersial dari PT. Global
Dairi Alami yang disuplementasi metionin terproteksi (Mepron®) dengan taraf
0,13% (25 gram/ekor/hari). Penelitian disusun menggunakan rancangan acak
lengkap (RAL) berpola faktorial (2 × 2) dengan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit
percobaan. Perlakuan yang diterapkan meliputi M0R1 (ransum dengan protein
kasar (PK) dan total digestible nutrients (TDN) rendah tanpa metionin terproteksi),
M1R1 (ransum dengan PK dan TDN rendah + metionin terproteksi 0,13%), M0R2
(ransum dengan PK dan TDN tinggi tanpa metionin terproteksi) dan M1R2 (ransum
dengan PK dan TDN tinggi + metionin terproteksi 0,13%). Parameter yang diamati
yaitu nilai KcBK, KcBO, protein total dan sintesis protein mikroba. Data diolah
menggunakan Two-Way ANOVA taraf signifikansi 5%, apabila berpengaruh nyata
dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test) untuk
mengetahui perbedaan antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi (p<0,05)
antara suplementasi metionin terproteksi pada kualitas ransum yang berbeda
terhadap sintesis protein mikroba, namun tidak terdapat pengaruh interaksi
(p>0,05) antara suplementasi metionin terproteksi pada kualitas ransum yang
berbeda terhadap nilai KcBK, KcBO dan protein total. Rata-rata nilai KcBK tiap
perlakuan adalah 67,69% (M0R1), 67,07% (M1R1), 82,69% (M0R2) dan 78,03%
(M1R2). Rata-rata nilai KcBO tiap perlakuan adalah 66,01% (M0R1), 65,00%
(M1R1), 79,16% (M0R2) dan 76,00 (M1R2). Rata-rata produksi protein total tiap
perlakuan adalah 148,46 mg/g (M0R1), 150,47 mg/g (M1R1), 150,90 mg/g (M0R2)
dan 152,34 mg/g (M1R2). Rata-rata sintesis protein mikroba tiap perlakuan adalah
1.062 μg/ml (M0R1), 1.602 μg/ml (M1R1), 1.230 μg/ml (M0R2) dan 1.164 μg/ml
(M1R2). Simpulan dari penelitian ini adalah suplementasi metionin terproteksi
0,13% mampu meningkatkan sintesis protein mikroba pada kualitas ransum dengan
kandungan protein dan TDN rendah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: Aulia Habib
Date Deposited: 01 Jul 2026 00:27
Last Modified: 01 Jul 2026 00:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55221

Actions (login required)

View Item View Item