Nayyara, Zafira Zeba and Windiani, Reni (2026) PENGARUH PERKEMBANGAN SEKTOR MANUFAKTUR VIETNAM TERHADAP INTEGRASI EKONOMI ASEAN TAHUN 2022-2024. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_BAB I.pdf - Submitted Version Download (360kB) |
|
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_BAB II.pdf - Submitted Version Download (624kB) |
|
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (413kB) |
|
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (124kB) |
|
|
Text
Zafira Zeba Nayyara_14050122140115_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (405kB) |
Abstract
Integrasi ekonomi ASEAN melalui AEC Blueprint 2025 menargetkan
terbentuknya kawasan ekonomi yang kohesif dan inklusif, namun realisasinya
dipengaruhi oleh dinamika perkembangan ekonomi negara-negara anggota yang
sangat asimetris. Pertumbuhan sektor manufaktur Vietnam yang masif pada
periode pasca COVID-19 menjadi konteks utama penelitian ini, mengingat
Vietnam berkembang menjadi salah satu basis manufaktur terpenting di Asia
Tenggara yang didorong oleh strategi China Plus One dan reformasi ekonomi Doi
Moi.
Penelitian ini berfokus pada pertanyaan: bagaimana pengaruh
perkembangan sektor manufaktur Vietnam terhadap integrasi ekonomi ASEAN
pada tahun 2022-2024?
Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh perkembangan sektor
manufaktur Vietnam terhadap integrasi ekonomi regional ASEAN pada pasca
COVID-19. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis
dengan kerangka teori Neofungsionalisme Ernst Haas dan Teori Integrasi
Ekonomi Balassa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan sektor manufaktur
Vietnam pada periode 2022-2024 menghasilkan dampak yang terbatas terhadap
pendalaman integrasi ekonomi ASEAN. Mulai dari functional, political, dan
cultivated spillover dari ekspansi manufaktur Vietnam tidak berkembang menjadi
integrasi kawasan yang lebih substantif, rantai nilai berorientasi ke luar ASEAN,
peran aktor non-negara tertahan pada kebijakan nasional, dan jaringan produksi
antarnegara tidak terbentuk secara menyeluruh. Tingkat integrasi ekonomi masih
jauh dari menyeluruh (dangkal) atau mengalami enkapsulasi.
Disarankan Vietnam mereorientasi strategi manufakturnya menuju rantai
nilai intra-ASEAN dan memberikan pemicu kepada ekonomi kawasan. Selain itu,
ASEAN perlu memperkuat mekanisme dan implementasi kebijakan sesuai dengan
AEC Strategic Plan 2026-2030 di tahun mendatang.
Kata kunci: Neofungsionalisme, spillover, sektor manufaktur Vietnam, integrasi
ekonomi ASEAN
No. 102 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 09:54 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 09:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
