Kris, Kenaz Nitipranaja and Fatharini, Anjani Tri (2026) LOKALISASI NORMA HAK PENDIDIKAN ANAK PENGUNGSI DI INDONESIA TAHUN 2019-2024: STUDI ATAS KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI PENGUNGSI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_14050122140103_Judul.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (567kB) |
|
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_104050122140103_Bab I.pdf - Submitted Version Download (454kB) |
|
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_104050122140103_Bab II.pdf - Submitted Version Download (172kB) |
|
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_104050122140103_Bab III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_104050122140103_Bab IV.pdf - Submitted Version Download (127kB) |
|
|
Text
Kenaz Nitipranaja Kris_104050122140103_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (95kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis proses lokalisasi norma hak pendidikan anak pengungsi dalam
kebijakan pendidikan Indonesia pada periode 2019–2024. Meskipun Indonesia bukan
negara pihak Konvensi Pengungsi 1951, norma hak pendidikan anak pengungsi tetap
memperoleh ruang penerimaan melalui proses penyesuaian dengan kondisi normatif dan
kelembagaan domestik. Penelitian ini menggunakan teori lokalisasi norma Amitav
Acharya (2004) dengan tiga mekanisme utama, yaitu cognitive prior, grafting and
framing, serta insider proponents. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses lokalisasi
norma berlangsung secara bertahap melalui pengaitan norma hak pendidikan anak
pengungsi dengan komitmen domestik Indonesia, khususnya Konvensi Hak Anak,
agenda pendidikan inklusif, dan SDG 4. Proses tersebut menghasilkan perubahan
kebijakan melalui SE Kemendikbud No. 75253/A.A4/HK/2019 dan SE Sesjen
Kemendikbudristek No. 30546/A.A5/HK.01.00/2022. Namun, penerimaan norma pada
tingkat kebijakan belum sepenuhnya menghasilkan implementasi yang efektif karena
masih terdapat hambatan administratif seperti sistem Dapodik berbasis NIK, keterbatasan
mekanisme pendanaan, dan variasi kapasitas birokrasi daerah. Penelitian ini
menunjukkan bahwa lokalisasi norma merupakan proses yang tidak linear, di mana
norma internasional diterima, disesuaikan, dan dinegosiasikan secara berkelanjutan
dengan realitas domestik Indonesia.
Kata kunci: Kemendikbud, lokalisasi norma, norm entrepreneur, hak pendidikan
anak pengungsi, Indonesia
99. Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 08:47 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 08:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
