Mazaya, Ghani Ilham and Windiani, Reni (2026) IMPEMENTASI KERJA SAMA INTERNASIONAL NATIONAL CENTRAL BUREAU (NCB) INTERPOL INDONESIA TERKAIT PENANGANAN TRANSNASIONAL CARDING CRIME TAHUN 2020-2026. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (601kB) |
|
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_BAB I.pdf - Submitted Version Download (384kB) |
|
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_BAB II.pdf - Submitted Version Download (256kB) |
|
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (644kB) |
|
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (189kB) |
|
|
Text
Ghani Ilham Mazaya_14050122140162_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (246kB) |
Abstract
Peningkatan kasus kejahatan siber lintas negara, salah satunya adalah pencurian data kartu
kredit (carding crime), yang merugikan stabilitas ekonomi nasional menjadi latar belakang penelitian
ini. Masalah yang muncul: Bagaimana implementasi kerja sama internasional yang telah dilakukan
oleh Indonesia dalam menangani ancaman transnasional carding crime? Penelitian ini melihat dari
kacamata NCB Interpol Indonesia sebagai institusi dalam menangani permasalahan carding crime.
Tujuan penelitian untuk menggambarkan dan menjelaskan langkah-langkah strategis
Indonesia dalam mengimplementasikan kerja sama bilateral maupun multilateral guna menanggulangi
transnasional carding crime. Selain itu, untuk menganalisis efektivitas kerja sama internasional
negara dalam proses penegakan hukum kejahatan siber tersebut.
Upaya menjawab permasalahan dan tujuan penelitian dilakukan dengan menggunakan teori
NeoLiberalisme Institusional, dan konsep Legalisasi sebagai turunan dari teori tersebut guna menilai
kerja sama internasional yang dilakukan. Objek penelitian adalah dokumen kerja sama internasional
NCB Interpol Indonesia, operasi kolaborasi penegakan hukum siber oleh NCB Interpol Indonesia
dalam periode waktu yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan telah berjalannya implementasi yang dilakukan pemerintah
Indonesia melalui NCB Interpol dan juga forum-forum kerja sama lainnya, namun disertai dengan
berbagai hambatan. Hambatan utama berupa perbedaan yurisdiksi hukum, lemahnya birokrasi institusi
internasional penanganan barang bukti digital lintas negara, serta keterbatasan kapasitas teknis
operasional penegak hukum di lapangan. Pelaku kejahatan juga mulai bergerak di ranah publik
dikarenakan tidak adanya institusi internasional yang mengikat secara kuat terhadap pihak swasta.
Disarankan pemerintah Indonesia mempercepat harmonisasi hukum siber nasional dengan
standar hukum internasional seperti Budapest Convention on Cybercrime. NCB Interpol dan aparat
penegak hukum diharapkan meningkatkan intensitas program peningkatan kapasitas bersama lembaga
siber global demi mempercepat proses pelacakan dan penindakan pelaku transnasional carding crime
sehingga dapat mendapatkan hasil yang optimal.
Keywords: Kerja Sama Internasional; Transnasional Carding Crime; Keamanan Siber, NCB Interpol
Indonesia
96. Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 08:16 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 08:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55072 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
