PRITAWARDANY, RIEKE WIDYA and Supratiwi, Supratiwi (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENCEGAHAN STUNTING: STUDI KASUS PROGRAM RAMES SACETING (Rame-rame Sakabehe ASN Cegah Stunting) DI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2023. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_BAB II.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (86kB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (85kB) |
|
|
Text
Rieke Widya Pritawardany_14010122140202_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Stunting merupakan permasalahan multidimensional yang membutuhkan
kolaborasi lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Tegal mengembangkan Program
RAMES SACETING (Rame-rame Sakabehe ASN Cegah Stunting) melalui donasi
ASN, bantuan pangan bergizi, edukasi, dan pendampingan bagi ibu hamil dengan
Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta balita stunting. Penelitian ini bertujuan
menganalisis proses collaborative governance serta faktor pendukung dan
penghambat pelaksanaan program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan
Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaborasi telah berjalan
cukup efektif melalui rapat koordinasi, pemantauan, penyuluhan, pembagian peran,
dan keterbukaan informasi. Komitmen kolaborasi terlihat dari dukungan
pemerintah daerah, kontribusi ASN, pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan,
serta keterlibatan Muslimat NU dalam edukasi masyarakat. Program ini
menghasilkan penyaluran bantuan pangan bergizi, peningkatan pengetahuan
masyarakat, serta intervensi kepada 1.073 ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK)
dan 3.012 bayi dua tahun (baduta) stunting. Faktor pendukung meliputi komitmen
pemerintah, kesamaan tujuan, koordinasi berkelanjutan, dukungan ASN, dan
jaringan organisasi masyarakat. Adapun faktor penghambatnya adalah rendahnya
partisipasi masyarakat, belum meratanya keterlibatan aktor, keterbatasan sumber
daya, minimnya peran sektor swasta, serta ketergantungan program pada komitmen
pimpinan daerah. Secara keseluruhan, Program RAMES SACETING telah
mencerminkan praktik tata kelola kolaboratif yang cukup efektif, tetapi masih
memerlukan penguatan kelembagaan dan perluasan partisipasi agar program dapat
berkelanjutan.
Kata kunci: Collaborative governance, stunting, RAMES SACETING,
kolaborasi lintas sektor
152 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:14 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/55003 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
