Yuandika, Wangi Niko and Uddin, Ilham and Wardana, Dhira Amalin Tantina Alita and KSL, I. Edward (2026) Pengaruh Finerenone Terhadap Sintesis Kolagen Tipe III Dan Remodeling Ventrikel Kiri Pada Pasien IMA-EST Anterior Pasca Intervensi Koroner Perkutan Primer. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstrak NIKO Upload KTI)
Abstrak NIKO Upload KTI.pdf Download (177kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sebanyak 24% pasien infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (IMA-EST) anterior yang menjalani intervensi koroner perkutan primer (IKPP) mengalami progressive left ventricular dilatation sebagai konsekuensi remodeling maladaptif yang dipicu overaktivasi reseptor mineralokortikoid (MR). Finerenone, sebagai MRA non-steroid generasi baru, secara teoritis mampu menghambat proses fibrotik dan mencegah adverse remodeling.
Metode: Penelitian ini merupakan uji klinis double-blinded randomized controlled trial yang dilaksanakan di RSUP Dr. Kariadi Semarang mulai Agustus 2025. Sebanyak 57 pasien IMA-EST anterior dengan LVEF ≥40% yang menjalani IKPP, diberikan Finerenone 10 mg (n= 28) atau plasebo (n= 29) selama 2 bulan (60 hari) sebagai tambahan medikamentosa standar. Kadar PIIINP diukur pada hari ke-3 awitan IMA-EST dan akhir bulan ke-2. Parameter echocardiography (GLS, 3D-LVEDV, 3D-LVESV) diukur pada 48–72 jam pasca IKPP dan akhir bulan ke-2.
Hasil: Karakteristik demografis, klinis, dan laboratorium baseline kedua kelompok tidak berbeda bermakna (p>0,05). Pada evaluasi PIIINP, kelompok kontrol mengalami peningkatan kadar yang bermakna (2885,8 → 3772,2 pg/mL; p=0,001), sementara kelompok Finerenone tidak menunjukkan peningkatan signifikan
(3394,9 → 3533,4 pg/mL; p=0,374). Delta PIIINP kelompok Finerenone secara signifikan lebih rendah dibandingkan kontrol (236,4 vs 386,3 pg/mL; p=0,025). Pada parameter GLS, kelompok Finerenone menunjukkan perbaikan yang bermakna hampir dua kali lipat dibandingkan kontrol (ΔGLS 2,9 vs 1,5; p=0,025).
Pada parameter struktural, tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok Finerenone dan kontrol untuk perubahan 3D-LVEDV (Δ−3 vs −0,4 mL; p=0,231), sedangkan penurunan 3D-LVESV lebih besar pada kelompok Finerenone namun belum mencapai signifikansi statistik (−10,0% vs −4,8%; p=0,082).
Kesimpulan: Pemberian Finerenone pada pasien IMA-EST anterior pasca IKPP menghambat peningkatan sintesis kolagen tipe III, menghasilkan perbaikan GLS yang lebih signifikan dan memberikan kecenderungan arah perbaikan volumetrik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Finerenone, PIIINP, global longitudinal strain, remodeling ventrikel kiri, IMA-EST anterior |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:45 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54888 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
