Salbina, Firda Cahya (2026) PRA RANCANGAN PABRIK AMONIUM SULFAT MENGGUNAKAN PROSES NETRALISASI DENGAN KAPASITAS 800.000 TON/TAHUN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Tugas Akhir_Firda Cahya Salbina.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
01. Cover.pdf - Published Version Download (406kB) |
|
|
Text
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (639kB) |
|
|
Text
03. BAB 2.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
04. BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (591kB) | Request a copy |
|
|
Text
05. BAB 4.pdf - Published Version Download (738kB) |
|
|
Text
06. BAB 5.pdf - Published Version Download (474kB) |
|
|
Text
07. BAB 6.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text
08. BAB 7.pdf - Published Version Download (517kB) |
|
|
Text
09. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text
10. LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan kebutuhan pupuk di Indonesia seiring dengan pertumbuhan sektor pertanian menyebabkan permintaan amonium sulfat ((NH₄)₂SO₄) terus meningkat, sementara kapasitas produksi dalam negeri masih terbatas sehingga kebutuhan nasional sebagian besar dipenuhi melalui impor. Oleh karena itu, dirancang pabrik amonium sulfat dengan kapasitas 800.000 ton/tahun yang direncanakan beroperasi pada tahun 2030. Penentuan kapasitas dilakukan berdasarkan proyeksi kebutuhan menggunakan metode compound interest dan metode discounted, yang menunjukkan bahwa peluang kapasitas produksi yang layak didirikan sebesar 822.602,863 ton/tahun dan dibulatkan menjadi 800.000 ton/tahun. Proses yang dipilih adalah proses netralisasi antara amonia fase gas dan asam sulfat fase cair dengan reaksi 2NH₃(g) + H₂SO₄(l) → (NH₄)₂SO₄(aq). Pemilihan proses dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku, kondisi operasi, konversi, kemurnian produk, kompleksitas proses, serta biaya investasi. Proses netralisasi dipilih karena memiliki konversi tinggi sebesar 97–98%, tidak memerlukan katalis, tidak menghasilkan reaksi samping, serta beroperasi pada tekanan atmosfer sehingga lebih aman dan ekonomis. Reaksi berlangsung secara eksotermis pada suhu 105°C dan tekanan 1 atm di dalam reaktor tipe saturator yang berfungsi sekaligus sebagai kristalisator. Produk yang terbentuk dipisahkan menggunakan centrifuge, kemudian dikeringkan dengan rotary dryer hingga diperoleh kristal amonium sulfat sesuai spesifikasi SNI 02-1760-2005. Berdasarkan analisis pemilihan lokasi menggunakan metode scoring, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dipilih sebagai lokasi pendirian pabrik karena memiliki keunggulan dalam aspek ketersediaan bahan baku, pemasaran, transportasi, utilitas, dan infrastruktur industri. Pendirian pabrik ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor, mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan perkembangan industri kimia di Indonesia.
Kata kunci: amonium sulfat, proses netralisasi, saturator, pupuk ZA, kapasitas 800.000 ton/tahun, Gresik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | amonium sulfat, proses netralisasi, saturator, pupuk ZA, kapasitas 800.000 ton/tahun, Gresik. |
| Subjects: | Engineering > Chemical Engineering Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Chemical Engineering |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 02:59 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 02:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54845 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
