Search for collections on Undip Repository

PERBANDINGAN KEMAMPUAN DIAGNOSTIK AKURASI, SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS SISTEM SKORING PORCEL CT SCAN DENGAN LEUNGS CRITERIA BERSDASARKAN SITOLOGI CAIRAN PLEURA UNTUK DIAGNOSIS MALIGNA

Pramadita, Arrilia Putri and Satoto, Bambang and Meutia, Yurida Binta (2026) PERBANDINGAN KEMAMPUAN DIAGNOSTIK AKURASI, SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS SISTEM SKORING PORCEL CT SCAN DENGAN LEUNGS CRITERIA BERSDASARKAN SITOLOGI CAIRAN PLEURA UNTUK DIAGNOSIS MALIGNA. Masters thesis, universitas diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS ARRILIA PUTRI] Text (ABSTRAK-TESIS ARRILIA PUTRI)
abstrak tesis arrilia putri.pdf

Download (197kB)

Abstract

Latar belakang. Efusi pleura merupakan manifestasi klinis berbagai penyakit maligna maupun benigna. Pembedaan etiologi efusi pleura penting dilakukan karena berkaitan dengan tatalaksana dan prognosis pasien. Computed tomography (CT) scan toraks berperan sebagai modalitas non-invasif dalam evaluasi efusi pleura melalui penilaian berbagai parameter radiologis. Sistem skoring Porcel dan Leung’s Criteria telah dikembangkan untuk membantu menentukan etiologi efusi pleura, namun validitasnya pada populasi Indonesia masih terbatas.

Tujuan. Menilai akurasi, spesifisitas dan sensitivitas antara Porcel CT Scan Based Scoring System dengan Leungs criteria terhadap sitologi cairan pleura untuk maligna

Metode. Penelitian retrospektif terhadap pasien efusi pleura di instalasi radiologi RSUP Dr. Kariadi semarang periode Desember 2025-Maret 2026, hasil interpretasi CT scan toraks berdasarkan sistem skoring Porcel dan Leung’s Criteria yang dinilai oleh dua dokter spesialis radiologi, kemudian dibandingkan dengan hasil sitologi cairan pleura sebagai baku acuan diagnosis maligna dan benigna, kemudian dilakukan analisis bivariat menggunakan kappa interobserver dan kemudian dilakukan uji diagnostik dan menentukan akurasi optimal menggunakan metode ROC.
Sebanyak 81 pasien terlibat dalam penelitian, terdiri atas 51 pasien dengan efusi pleura maligna dan 30 pasien dengan efusi pleura benigna, dengan kelompok usia terbanyak 45–64 tahun. Sistem skoring Porcel menunjukkan sensitivitas 96,1%, spesifisitas 93,3%, dan akurasi 95,1%. Sementara itu, Leung’s Criteria menunjukkan sensitivitas 90,2%, spesifisitas 96,7%, dan akurasi 93%. Hasil uji diagnostik menunjukkan bahwa kedua sistem memiliki kemampuan diagnostik yang baik dalam menentukan efusi pleura maligna, dengan sistem skoring Porcel menunjukkan sensitivitas dan akurasi yang lebih tinggi dibandingkan Leung’s Criteria.
Hasil. Subyek penelitian sebanyak 81 dengan 51 sampel dengan efusi pleura maligna nilai interobserver kappa didapatkan untuk Porcel CT Scan Based Scoring System (p= 0.894) dan Leung’s criteria (p=0.845)
, uji diagnostik didapatkan sensitivitas 96,1%, spesifisitas 93,3%, dan akurasi 95,1% untuk Porcel CT Scan Based Scoring System sementara Leung’s Criteria menunjukkan sensitivitas 90,2%, spesifisitas 96,7%, dan akurasi 93%.Pada kurva ROC didapatkan sensitivitas 96.4% untuk Porcel CT Scan Based Scoring System dan Leung’s criteria 96.7%

Simpulan. Porcel CT Scan Based Scoring System dan Leung’s criteria memiliki kemampuam akurasi, spesifisitas dan sensitivitas yang setara dengan sitologi cairan pleura

Kata kunci: efusi pleura maligna, sistem skoring Porcel, Leung’s Criteria, CT scan toraks

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: efusi pleura maligna, sistem skoring Porcel, Leung’s Criteria, CT scan toraks
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 03 Jul 2026 05:03
Last Modified: 03 Jul 2026 05:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54757

Actions (login required)

View Item View Item