Amelinda, Devi (2026) ANALISIS PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN KEJADIAN BANJIR DI KOTA SEMARANG BERBASIS DAERAH ALIRAN SUNGAI. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (23MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Published Version Download (955kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Published Version Download (403kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Published Version Download (207kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (230kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Kota Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah yang terletak di pesisir seringkali mengalami permasalahan bencana banjir. Kejadian banjir yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang terjadi, namum dipengaruhi oleh faktor lainnya, khususnya perubahan tutupan lahan. Perubahan tutupan lahan akan mememperkecil daerah resapan air dan mempercepat aliran permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir di Kota Semarang berbasis Daerah Aliran Sungai secara spasial, sebagai dasar penyusunan arahan teknis penanganan banjir di Kota Semarang. Metode yang digunakan untuk klasifikasi tutupan lahan yaitu metode supervised classification berbasis Citra Sentinel 2, Citra Satelit Resolusi Tinggi, dan SPOT 6/7 Kota Semarang. Kemudian, dilakukan overlay spasial antara peta tutupan lahan, data kejadian banjir, dan batas DAS untuk mengidentifikasi sebaran kejadian serta kerentanan wilayah terhadap banjir. Selain itu, dilakukan telaah regulasi terkait pengendalian banjir sebagai dasar penyusunan arahan teknis yang aplikatif dan selaras dengan kerangka kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian diharapkan memberikan bukti empiris yang dapat mendukung perencanaan tata guna lahan dan strategi mitigasi banjir yang berbasis kebijakan di Kota Semarang. Hasil analisis menunjukkan terdapat 3.819 area terdampak banjir pada tahun 2015 dan 515 area pada tahun 2022, dengan luas total terdampak mencapai 3.095,69 ha. Selain itu, perubahan tutupan lahan yang mengalami konversi menjadi lahan terbangun mencapai 730,25 ha, sedangkan luas banjir berulang sebesar 385,75 ha. Kawasan yang mengalami konversi lahan paling intensif terutama di segmen hilir dan tengah DAS yaitu DAS Babon merupakan kawasan dengan luas terdampak banjir terbesar, mengindikasikan adanya korelasi spasial yang kuat antara dinamika perubahan tutupan lahan dengan kerentanan banjir di Kota Semarang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perubahan tutupan lahan, banjir, Supervised Classification, Kota Semarang, dan DAS Babon |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:43 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54694 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
