Septiani, Dyah Putri 'Azizah (2026) ARAHAN LOKASI KAWASAN INDUSTRI BERDASARKAN KESESUAIAN TERHADAP RTRW DI KABUPATEN MAJALENGKA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
TA_Dyah Putri 'Azizah Septiani_Perencanaan Tata Ruang dan Pertanahan.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (458kB) |
|
|
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version Download (636kB) |
|
|
Text
BAB II KONSEP PERENCANAAN.pdf - Published Version Download (403kB) |
|
|
Text
BAB III PROFIL WILAYAH.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV ANALISIS.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V PENUTUP.pdf - Published Version Download (190kB) |
|
|
Text
REFERENSI.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari Kawasan Rebana (Cirebon-Patimban-Kertajati) mengalami pertumbuhan industri yang signifikan, didukung oleh keberadaan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan infrastruktur strategis lainnya. Pertumbuhan tersebut menimbulkan kebutuhan mendesak untuk mengarahkan lokasi kawasan industri agar selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Majalengka Tahun 2011-2031. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan lokasi kawasan industri tahun 2026 di Kabupaten Majalengka berdasarkan hasil penilaian kesesuaian lokasi industri terhadap RTRW. Metode yang digunakan meliputi interpretasi citra satelit dan digitasi menggunakan Google Earth Pro untuk mengidentifikasi sebaran industri tahun 2010 dan 2025, analisis overlay (intersect) menggunakan ArcGIS untuk menilai kesesuaian lokasi industri terhadap pola ruang RTRW, serta wawancara mendalam untuk memahami latar belakang ketidaksesuaian. Hasil penilaian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lokasi industri terhadap RTRW Kabupaten Majalengka Tahun 2011-2031 termasuk dalam kategori "Sangat Tidak Sesuai", dengan hanya 19,31% dari total luas industri eksisting 507,14 hektar yang sesuai dengan pola ruang RTRW, sementara 80,69% lainnya tidak sesuai, terutama pada kawasan peruntukan pertanian dan permukiman. Ketidaksesuaian tersebut dilatarbelakangi oleh ketidaksinkronan antara batang tubuh dan peta pola ruang RTRW, tumpang tindih kawasan industri RTRW dengan kawasan hutan, pertimbangan prinsip usaha pelaku industri, serta perbedaan dasar perizinan dalam pemanfaatan ruang. Meskipun demikian, arahan lokasi kawasan industri tetap merujuk pada batang tubuh RTRW yang secara tekstual telah menetapkan 10 kecamatan sebagai kawasan industri, sehingga arahan yang dirumuskan tetap selaras dengan kebijakan tata ruang yang berlaku. Arahan lokasi kawasan industri tahun 2026 di Kabupaten Majalengka mencapai total luas 2.286,52 hektar yang tersebar pada 10 kecamatan, meliputi Kecamatan Kertajati, Jatitujuh, Sumberjaya, Jatiwangi, Ligung, Kasokandel, Palasah, Leuwimunding, Dawuan, dan Kadipaten, terdiri atas industri eksisting seluas 489,93 hektar, kawasan industri berdasarkan RDTR seluas 1.037,57 hektar, dan kawasan potensial industri seluas 759,01 hektar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arahan Lokasi, Kawasan Industri, Kesesuaian, RTRW, Kabupaten Majalengka. |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:00 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54646 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
