Rahmani, Sekar Kartika and Setiyawan, Hery and Sekarnurani, Dinda Ayu (2026) Analisis Risiko Produksi Benih Padi Bersertifikat Di PB Mustika Tani Kabupaten Klaten. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Bagian 1.pdf Download (767kB) |
|
|
Text
Bagian 2-Bab 1.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
Bagian 3 - Bab 2.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
Bagian 4 - Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 5 - Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (456kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 6 - Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 7.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Produksi benih padi bersertifikat berperan penting dalam meningkatkan produktivitas padi di Indonesia. Namun, produksi benih padi menghadapi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko dan sumber risiko yang muncul dalam proses produksi benih padi bersertifikat di PB Mustika Tani; 2) menganalisis tingkat risiko produksi benih padi bersertifikat di PB Mustika Tani; 3) menganalisis prioritas strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi risiko utama produksi benih padi bersertifikat di PB Mustika Tani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2026 di PB Mustika Tani Kabupaten Klaten dengan metode studi kasus. Lokasi ditentukan secara purposive dengan pertimbangan skala produksi dan keterbatasan sumber daya yang dimiliki PB Mustika Tani sehingga rentan terhadap ketidakpastiaan hasil produksi. Key informant dipilih secara purposive yang terdiri atas pemilik, karyawan, petani mitra dan BPSB. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan metode Koefisien Variasi dan House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan tingkat risiko produksi benih kategori tinggi dengan nilai KV 19,34%. Analisis HoR 1 menghasilkan 16 kejadian risiko dan 15 sumber risiko dengan 5 sumber risiko menjadi prioritas penanganan. Berdasarkan analisis HoR 2 didapatkan 10 strategi penanganan berdasarkan nilai ETD tertinggi hingga terendah meliputi pengaturan jadwal tanam, monitoring OPT, penggunaan atap UV, pemberian arahan teknis pengendalian OPT kepada petani mitra, penerapan pengendalian hama terpadu, penambahan jadwal seleksi, pengadaan mesin pengering, pendampingan petani mitra untuk proses seleksi, penambahan ventilasi atau exhaust fan dan penyediaan kipas/ blower untuk mengangin-anginkan benih.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | benih, HoR, padi, risiko produksi, sertifikat |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:25 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
