Santosa, Rinanti Amelia Rizky and Setiyawan, Hery and Sekarnurani, Dinda Ayu (2026) Analisis Risiko Produksi Phalaenopsis dan Dendrobium di Raja Bunga Anggrek Kabupaten Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Bagian 1_Cover.pdf Download (533kB) |
|
|
Text
Bagian 2_Bab 1_Pendahuluan.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
Bagian 3_Bab 2_Tinjauan Pustaka.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
Bagian 4_Bab 3_Metodologi Penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (394kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 5_Bab 4_Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 6_Bab 5_Simpulan dan Saran.pdf Restricted to Repository staff only Download (220kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 7_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Raja Bunga Anggrek merupakan salah satu produsen bunga anggrek terbesar dengan permintaan yang tinggi di Kabupaten Semarang. Hasil produksi yang fluktuatif mengindikasikan adanya risiko produksi yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi kejadian dan sumber risiko pada kegiatan budidaya bunga anggrek dan menganalisis prioritas penanganan risiko dalam kegiatan produksi budidaya bunga anggrek di Raja Bunga Anggrek Kabupaten Semarang. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Raja Bunga Anggrek merupakan salah satu produsen bunga anggrek terbesar di Kabupaten Semarang. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Metode penentuan key informant menggunakan metode purposive, diperoleh responden terdiri dari 6 key informant. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari hasil wawancara kuesioner dengan responden serta observasi, sedangkan data sekunder berasal dari data tahunan perusahaan. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu Koefisien Variasi (KV) dan House of Risk (HOR). Hasil nilai KV sebesar 6% yang menunjukkan bahwa tingkat risiko tergolong sedang atau medium. HOR Fase 1 menunjukkan terdapat 19 kejadian dan 8 sumber risiko. 5 sumber risiko menjadi prioritas yang perlu strategi penanganan risiko. Diperoleh strategi penanganan risiko produksi dengan prioritas yaitu mengoptimalkan perawatan tanaman (PA1), penggunaan bahan baku alternatif (PA2), evaluasi kinerja (PA6), pengurangan frekuensi penyiraman (PA4), pemangkasan pasca panen (PA5) dan pelepasan paranet (PA3) di Raja Bunga Anggrek Kabupaten Semarang yang diurutkan berdasarkan nilai ETD dengan peringkat tertinggi dan terendah yaitu PA1 dan PA3.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anggrek, House of Risk, Mitigasi, Risiko. |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:32 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54565 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
