Nafiisah, Dinda Dzakiyyah and Rahmiaji, Lintang Ratri (2026) Mengkaji Permasalahan Romantic Relationship: Dinamika Komunikasi dalam Penyelesaian Konflik pada Pasangan dengan Gaya Attachment Anxious dan Avoidant. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_Cover dan daftar isi.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_BAB II.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (210kB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_BAB V.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Dinda Dzakiyyah Nafiisah_14040122140193_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan romantic
relationship serta pola komunikasi dalam penyelesaian konflik pada pasangan
dengan gaya attachment anxious dan avoidant. Penelitian menggunakan metode
deskriptif kualitatif dengan melibatkan delapan informan yang terdiri dari empat
individu dengan kecenderungan attachment anxious dan empat individu dengan
kecenderungan attachment avoidant. Data diperoleh melalui wawancara mendalam
dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dengan kecenderungan
attachment anxious cenderung lebih terbuka dalam mengungkapkan perasaan, aktif
mencari kepastian, dan berusaha menyelesaikan konflik sesegera mungkin.
Sebaliknya, individu dengan kecenderungan attachment avoidant cenderung
menghindari konflik, membutuhkan waktu untuk menenangkan diri, serta lebih
tertutup dalam menyampaikan perasaan. Dalam penyelesaian konflik,
individu anxiouslebih sering memulai komunikasi dan upaya perbaikan hubungan,
sedangkan individu avoidant cenderung mengambil jarak sebelum kembali
berkomunikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pasangan dengan gaya
attachment anxiousdan avoidant tetap membangun pola komunikasi dua arah,
meskipun proses komunikasi yang terjadi tidak selalu berjalan secara seimbang.
Kata Kunci: pola komunikasi dua arah, attachment anxious, attachment avoidant,
penyelesaian konflik, hubungan romantis
128 ILMU KOMUNIKASI 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 01:58 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 01:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
