ALIMNOOR, Ramdhani Laksono (2026) PENGARUH ESG SCORE TERHADAP RISIKO IDIOSINKRATIK DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Non-Finansial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022 – 2024). Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030122130166.pdf - Published Version Download (782kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030122130166.pdf - Published Version Download (861kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12030122130166.pdf - Published Version Download (884kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030122130166.pdf - Published Version Download (866kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030122130166.pdf - Published Version Download (812kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030122130166.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap risiko idiosinkratik, serta menganalisis peran kepemilikan institusional dalam memoderasi hubungan tersebut. Risiko idiosinkratik merupakan proksi ketidakpastian spesifik perusahaan yang dipengaruhi oleh tingkat asimetri informasi antara manajemen dan pelaku pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 51 perusahaan sektor nonfinansial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Melalui metode purposive sampling, diperoleh total 153 observasi data balanced panel. Risiko idiosinkratik diukur menggunakan proksi ({1-R}^2) yang diekstraksi dari regresi model Fama-French 3-Factor. Metode analisis data yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) menggunakan White Robust Standard Errors untuk mengatasi heteroskedastisitas. Hasil pengujian empiris membuktikan bahwa kinerja ESG secara mandiri tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko idiosinkratik. Lebih lanjut, kepemilikan institusional dihipotesiskan bertindak sebagai mekanisme pengawasan yang memperkuat pengaruh negatif ESG terhadap risiko idiosinkratik. Namun, hasil pengujian menolak hipotesis tersebut. Kepemilikan institusional justru terbukti secara signifikan bertindak memoderasi dengan memperlemah arah hubungan antara ESG dan risiko idiosinkratik. Temuan anomali ini mengindikasikan bahwa di pasar berkembang seperti Indonesia, mayoritas institusi masih berorientasi jangka pendek (transient) dan lebih mengutamakan realisasi laba seketika dibandingkan agenda keberlanjutan jangka panjang manajemen, sehingga mendistorsi efektivitas ESG dan memperbesar ketidakpastian pasar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kinerja ESG, Risiko Idiosinkratik, Kepemilikan Institusional, Tata Kelola Korporat, Regresi Data Panel. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Akuntansi Lib |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 07:59 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 07:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
