Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN TINGKAT STRES, POLA TIDUR, KADAR HEMOGLOBIN, KECUKUPAN ZAT BESI DAN MAGNESIUM DENGAN SIKLUS MENSTRUASI (Studi Mahasiswi FKM UNDIP Tahun 2026)

RAIHANI, ZAHRA KALILA (2026) HUBUNGAN TINGKAT STRES, POLA TIDUR, KADAR HEMOGLOBIN, KECUKUPAN ZAT BESI DAN MAGNESIUM DENGAN SIKLUS MENSTRUASI (Studi Mahasiswi FKM UNDIP Tahun 2026). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO ZAHRA KALILA.pdf] Text
REPO ZAHRA KALILA.pdf - Published Version

Download (256kB)

Abstract

2026-SKRIPSI
Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat menyebabkan gangguan hormonal hingga peningkatan risiko infertilitas. Prevalensi ketidakteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi di Indonesia menunjukkan angka yang bervariatif. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan 45,6% responden mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres, pola tidur, kadar hemoglobin, kecukupan zat besi, dan kecukupan magnesium dengan siklus menstruasi pada mahasiswi. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dengan subyek 114 mahasiswa yang diambil menggunakan proportional stratified random sampling. Variabel bebas dari penelitian ini adalah tingkat stres di ukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10), pola tidur di ukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI), kadar hemoglobin di ukur menggunakan alat Easy Touch, kecukupan zat besi dan magnesium di ukur menggunakan Semiquantitative Food Frequency Questionnaire serta variabel terikat adalah siklus menstruasi diukur dengan instrumen FIGO System 1. Hasil penelitian menunjukkan 55,3% subyek mengalami siklus menstruasi tidak normal. Sebagian besar responden memiliki stres sedang (78,9%), pola tidur baik (87,7%), kadar hemoglobin normal (90,4%), kecukupan zat besi cukup (52,6%) dan kecukupan magnesium cukup (50,9%). Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan tingkat stres (p = 0,003; r =-0,278) dengan siklus menstruasi. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan (p > 0,05) pada variabel pola tidur (p = 0,890), kadar hemoglobin (p = 0,923), kecukupan zat besi (p = 0,520), kecukupan magnesium (p = 0,944) dengan siklus menstruasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara tingkat stres dengan siklus menstruasi, yang berarti semakin tinggi tingkat stres maka siklus menstruasi cenderung semakin tidak teratur.
Kata Kunci : Siklus Menstruasi, Tingkat Stres, Pola Tidur, Kadar Hemoglobin, Kecukupan Zat Besi, Kecukupan Magnesium

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 26 Jun 2026 02:23
Last Modified: 26 Jun 2026 02:23
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54193

Actions (login required)

View Item View Item