Rahmawati Rous, Aisyah and Jamael Halidi, Bintang (2026) PERENCANAAN SISTEM PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN AIR LIMBAH UMKM INDUSTRI ALKOHOL DI DESA BANJARDOWO, KECAMATAN KRADENAN, KABUPATEN GROBOGAN. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO ; FAKULTAS TEKNIK.
|
Text
Repository Tugas Akhir (2).pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Air limbah yang dihasilkan dari proses produksi UMKM Industri Alkohol di Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan memiliki beban pencemar organik yang sangat tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan benar. Di balik peningkatan ekonomi yang signifikan,
kegiatan produksi alkohol ini menghasilkan limbah cair yang sangat di perparah dengan kondisi lokasi saat ini belum mempunyai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga air limbah di tampung sementara pada bak penampung yang nantinya akan di angkut ke fasilitasi pengolahan di Kota Mojokerto, Jawa Timur,
yang pada akhirnya memicu lonjakan biaya operasional tinggi bagi para pelaku usaha. Perencanaan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik air limbah yang dihasilkan, dengan merancang sistem pengelolaan dan pemanfaatan air limbah yang tepat, serta menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB)
pembangunan IPAL. Berdasarkan hasil perhitungan dari 200 unit UMKM aktif, didapatkan debit air limbah harian mencapai 50 m3/hari. Debit rencana ini selanjutnya akan digunakan sebagai penentuan kapasitas dan dimensi unit-unit pengolahan pada sistem IPAL. Hasil analisis kualitas air limbah menunjukkan konsentrasi, yakni TSS sebesar 25.760 mg/L, BOD sebesar 68.000 mg/L, dan COD
sebesar 221.200 mg/L, yang berarti bahwa konsentrasi melampaui baku mutu air limbah industri etanol berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor 5 Tahun 2014. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan perencanaan sistem IPAL komunal dengan penentuan alternatif teknologi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process
(AHP) yang melibatkan tiga responden dari sisi akademinis, pemerintah, dan praktisi bisnis. Berdasarkan hasil pembobotan AHP didapatkan teknologi pengolahan terbaik Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) dengan skor tertinggi, yaitu 0,57. Rangkaian unit pengolahan yang di desain secara berurutan meliputi
Bar Screen, Bak Ekualisasi, Bak Sedimentasi Awal, Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR), Completely Mixed Activated Sludge (CMAS), Bak Sedimentasi Akhir, Sludge Drying Bed (SDB). Dengan kombinasi pengolagan fisik dan biologis tersebut, sistem IPAL ini diproyeksikan memiliki efisiensi penyisihan (removal efficiency) secara kumulatif mencapai 99%. Hasil efluen menunjukkan penurunan konsentrasi polutan yang sangat signifikan, ditandai dengan nilai BOD akhir
sebesar 23,2 mg/L yang telah memenuhi standar baku mutu. Perencanaan ini juga memanfaatkan kembali efluen yang dihasilkan berupa biogas dari proses anaerobik pada unit MBBR sebesar 3,71 m3/hari setara 1,7 kg LPG/hari dan lumpur yang digunakan sebagai pupuk setelah dilakukan penambahan unsur hara Nitrogen (N),
Fosfor (P), dan Kalium (K). Luas lahan yang diperlukan untuk pembangunan IPAL sebesar 4.960 m2 dengan total biaya investasi sebesar Rp6.000.000.000,00.
Kata kunci: Air Limbah Alkohol, IPAL, Desa Banjardowo
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 01:09 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 01:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54181 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
