Search for collections on Undip Repository

Perbedaan Ekspresi Circular RNA circBCBM1 pada Kanker Payudara Metastasis Viseral dan Non-metastasis

Whilly, Whilly and Prajoko, Yan Wisnu and Suhartono, Suhartono and Riwanto, Ignatius and Heriyanto, Didik (2026) Perbedaan Ekspresi Circular RNA circBCBM1 pada Kanker Payudara Metastasis Viseral dan Non-metastasis. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK dari KTI_V2] Text (ABSTRAK dari KTI_V2)
ABSTRAK dari KTI_V2.pdf

Download (91kB)

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian akibat keganasan pada wanita di seluruh dunia, yang sebagian besar disebabkan oleh metastasis jauh. Circular RNA (circRNA) saat ini diketahui berperan penting sebagai regulator molekuler dalam progresi kanker. Circular RNA circBCBM1 (hsa_circ_0001944) diidentifikasi memiliki sifat onkogenik, namun relevansi klinisnya pada berbagai lokasi metastasis viseral pada populasi Indonesia belum banyak diteliti.

Tujuan: Membuktikan perbedaan tingkat ekspresi circBCBM1 pada pasien kanker payudara dengan metastasis viseral (hepar, pulmo, dan otak) dibandingkan dengan kelompok non-metastasis.

Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain case-control menggunakan sampel blok parafin (FFPE) pasien kanker payudara di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode 2020–2024. Total 64 subjek dianalisis, terdiri atas 34 kasus metastasis viseral (10 hepar, 12 paru, 12 otak) dan 30 kontrol non-metastasis. Ekspresi circBCBM1 diukur menggunakan metode Quantitative Real-Time PCR (qRT-PCR) di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Uji statistik menggunakan Mann-Whitney, Chi-Square, dan analisis kurva Receiver Operating Characteristic (ROC).

Hasil: Kelompok metastasis menunjukkan tingkat ekspresi circBCBM1 yang signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok non-metastasis (rerata 8,27 ± 2,026 vs. 2,98 ± 1,451; median 8,29 vs. 2,46; p < 0,001). Analisis kurva ROC menunjukkan kemampuan diskriminatif circBCBM1 yang sangat baik dengan nilai Area Under the Curve (AUC) sebesar 0,976 (IK 95%: 0,946–1,000). Pada nilai cut-off optimal 4,936, sensitivitas mencapai 97,1%, spesifisitas 90,0%, positive predictive value (PPV) 91,7%, dan negative predictive value (NPV) 96,4%. Ekspresi circBCBM1 yang tinggi berhubungan bermakna dengan ukuran tumor >5 cm (p = 0,001), keterlibatan kelenjar getah bening positif (p = 0,001), dan subtipe HER2 positif (p = 0,024).

Kesimpulan: Ekspresi circBCBM1 mengalami peningkatan regulasi (up-regulation) yang signifikan pada kanker payudara metastasis viseral. Molekul ini berpotensi kuat sebagai biomarker prediktif dan prognostik yang sensitif dan spesifik untuk kejadian metastasis viseral pada pasien kanker payudara.

Kata Kunci: Kanker Payudara, circBCBM1, Metastasis Viseral, Biomarker, qRT-PCR.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kanker Payudara, circBCBM1, Metastasis Viseral, Biomarker, qRT-PCR.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 29 Jun 2026 03:19
Last Modified: 29 Jun 2026 03:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54171

Actions (login required)

View Item View Item