Ulya, Nela Rokhmatul and Mustikarani, Innez Karunia (2026) Hubungan Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) 10T dengan Kejadian Kehamilan Berisiko di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Hal. depan.pdf Download (592kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (383kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (366kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (241kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. V.pdf Restricted to Registered users only Download (255kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Bab. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Daftar Pustaka.pdf Download (145kB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
22020122140167-Nela Rokhmatul Ulya-Full Draft Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Kehamilan berisiko merupakan kondisi yang mengancam keselamatan ibu dan janin. Deteksi dini melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) 10T yang berkualitas sangat penting untuk meminimalkan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pelayanan ANC 10T dengan kejadian kehamilan berisiko di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional dengan teknik consecutive sampling terhadap 101 ibu hamil pada trimester II dan III. Data pelayanan ANC dikumpulkan melalui kuesioner pelayanan ANC yang sudah disesuaikan dengan pedoman ANC dari Kemenkes, sedangkan status kehamilan berisiko ditentukan menggunakan Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas pelaksanaan ANC berada pada kategori tinggi (93,1%), sementara kejadian kehamilan berisiko didominasi oleh kategori risiko tinggi (50,5%). Hasil uji statistik menunjukkan pvalue 0,509 (p value>0,05), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ketersediaan pelayanan ANC 10T dengan kejadian kehamilan berisiko. Kelengkapan pelayanan ANC 10T hanya berfungsi sebagai alat untuk deteksi dini, bukan sebagai pengobatan yang bisa menghilangkan risiko bawaan dari ibu hamil yang bersifat menetap (irreversible), seperti usia dan riwayat operasi sesar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antenatal Care 10T, Kehamilan Berisiko |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:51 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54133 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
