WIDASMARA, Bernardus Adya (2026) DUKUNGAN SOSIAL TIDAK SELALU MENOLONG: STUDI MIXED METHODS TENTANG BURNOUT DAN MENTAL WELL-BEING PADA GENERASI Z. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12010122140305.pdf - Published Version Download (100kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12010122140305.pdf - Published Version Download (97kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak - 12010122140305.pdf - Published Version Download (162kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12010122140305.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12010122140305.pdf - Published Version Download (126kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12010122140305.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout terhadap mental well-being pada karyawan Generasi Z, serta menguji peran dukungan sosial sebagai variabel moderator. Menggunakan teori Conservation of Resources (COR), penelitian ini menerapkan pendekatan mixed methods dengan desain eksplanatori sekuensial. Pada fase kuantitatif, data dikumpulkan dari 50 karyawan Generasi Z di Semarang dan Yogyakarta dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Fase kualitatif melibatkan wawancara mendalam dengan enam informan untuk memperdalam temuan statistik.
Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap mental well-being (β = -0,209; p < 0,05), di mana gangguan kognitif menjadi indikator dominan. Temuan menarik menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak terbukti memoderasi hubungan antara burnout dan mental well-being (p = 0,867). Namun, dukungan sosial memiliki pengaruh langsung yang sangat kuat dan positif terhadap mental well-being (β = 0,657; f² = 0,992). Fase kualitatif mengungkapkan bahwa tidak signifikannya efek moderasi disebabkan oleh adanya dukungan yang bersifat semu (hanya basa-basi), tingginya kapasitas kemandirian (self-reliance), serta peran dukungan sosial yang lebih berfungsi sebagai pencegah (preventive) daripada obat (curative). Penelitian ini menyarankan organisasi untuk beralih dari dukungan verbal formalitas menuju intervensi struktural yang konkret dan berbasis kepercayaan untuk mengoptimalkan kesejahteraan mental karyawan Generasi Z.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Burnout, Kesejahteraan Mental, Dukungan Sosial, Generasi Z, Mixed Methods, Teori COR. |
| Subjects: | Economics and Business Economics and Business > Management |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Management |
| Depositing User: | Manajemen Lib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:43 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54128 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
