Ramadhan, Rafi Izhan (2026) ANALISIS TINGKAT PENCAPAIAN SERVICE LEVEL AGREEMENT (SLA) DALAM PROSES CARGO HANDLING PADA PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK TERMINAL KARGO BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA TANGERANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Full - TA Rafi Izhan R.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Cover - Rafi Izhan.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1 - Rafi Izhan.pdf - Published Version Download (150kB) |
|
|
Text
BAB 2 - Rafi Izhan.pdf - Published Version Download (340kB) |
|
|
Text
BAB 3 - Rafi Izhan.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
|
|
Text
BAB 4 - Rafi Izhan.pdf - Published Version Download (659kB) |
|
|
Text
BAB 5 - Rafi Izhan.pdf - Published Version Download (72kB) |
|
|
Text
Dafpus - Rafi izhan.pdf - Published Version Download (147kB) |
|
|
Text
Daftar Lampiran - Rafi Izhan.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (812kB) |
Abstract
Dinamika pertumbuhan perdagangan lintas batas menempatkan angkutan kargo udara sebagai pilar krusial yang menuntut efisiensi waktu, ketepatan, dan keamanan tinggi. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Terminal Kargo Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) sebagai hub transit utama menerapkan Service Level Agreement (SLA) berbasis enam indikator utama guna menjaga konsistensi mutu layanan. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk
menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi pencapaian SLA dalam proses cargo handling, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja operasional perusahaan. Data primer dan sekunder dihimpun melalui teknik
observasi partisipatif, wawancara terstruktur bersama personel operasional, dan studi dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian,
serta verifikasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa realisasi pencapaian SLA Cargo Operation Station CGK sepanjang periode 2025 menunjukkan tren yang fluktuatif; target standar di atas 97% hanya mampu terpenuhi pada bulan Januari
(97,2%) dan Oktober (97,5%). Kesenjangan ini dipicu oleh tiga dimensi kendala utama di lapangan: (1) Sumber Daya Manusia (pemahaman SOP, ketelitian, koordinasi antar-lini); (2) Fasilitas dan Peralatan (kesiapan alat penunjang darat); serta (3) Hambatan Operasional. Faktor operasional didominasi oleh fenomena kargo offload akibat keterbatasan kapasitas kompartemen pesawat yang mengutamakan prioritas bagasi penumpang dan bahan bakar (fuel) saat peak
season, regulasi cut-off time, kendala cuaca, serta tingginya kasus irregularity (overcarried, missing, dan damage). Kegagalan pemenuhan target SLA ini berimplikasi langsung pada penurunan reputasi performa layanan di mata agen
freight forwarder, eskalasi risiko klaim kerugian, serta potensi penyusutan pendapatan (revenue loss) korporasi akibat merosotnya kepercayaan pelanggan.
Kata Kunci : Cargo Handling, Kinerja Operasional, Offload Cargo, Service Level Agreement.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Economics and Business Economics and Business > Management |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Management |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:27 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54112 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
