CHRISTIAN, Yosua Adi (2026) PENGARUH MEKANISME TATA KELOLA PERUSAHAAN MELALUI KARAKTERISTIK DEWAN KOMISARIS TERHADAP PENGUNGKAPAN LAPORAN KEBERLANJUTAN (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Non-Keuangan yang terdaftar di BEI Periode 2021-2024). Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030122120026.pdf - Published Version Download (612kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030122120026.pdf - Published Version Download (608kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12030122120026.pdf - Published Version Download (608kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030122120026.pdf - Published Version Download (642kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030122120026.pdf - Published Version Download (702kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030122120026.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme Tata Kelola Perusahaan melalui karakteristik Dewan Komisaris terhadap Pengungkapan Laporan Keberlanjutan. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi ukuran Dewan Komisaris, independensi Dewan Komisaris, frekuensi rapat Dewan Komisaris, komite keberlanjutan, keberagaman gender Dewan Komisaris, kepemilikan saham Dewan Komisaris, dan kompensasi Dewan Komisaris. Penelitian ini juga menggunakan variabel kontrol berupa ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan umur perusahaan.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2024. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 110 perusahaan dengan total 440 observasi. Pengungkapan Laporan Keberlanjutan diukur menggunakan Sustainability Reporting Disclosure Index (SRDI) berbasis content analysis. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model dan robust standard errors.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran Dewan Komisaris, independensi Dewan Komisaris, keberagaman gender, kepemilikan saham Dewan Komisaris, dan kompensasi Dewan Komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap sustainability reporting disclosure. Frekuensi rapat Dewan Komisaris berpengaruh negatif signifikan, sedangkan komite keberlanjutan berpengaruh positif pada tingkat signifikansi 10%. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme tata kelola formal belum sepenuhnya konsisten dalam menjelaskan Sustainability Reporting Disclosure, sementara keberadaan komite keberlanjutan dapat berperan dalam mendukung pengungkapan informasi keberlanjutan yang lebih luas dan terstruktur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tata Kelola Perusahaan, Dewan Komisaris, Pengungkapan Laporan Keberlanjutan, Komite Keberlanjutan. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Akuntansi Lib |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 06:24 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 06:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
