Mubarrok, Nurul and Suswihardhyono, Adhie Nur Radityo (2026) Faktor Maternal dan Neonatal yang Memengaruhi Luaran Bayi dengan Sepsis Neonatorum di NICU RSND Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (NURUL MUBARROK_22010122140154_ABSTRAK-KTI)
NURUL MUBARROK_22010122140154_ABSTRAK-KTI.pdf Download (45kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir, terutama di negara berkembang. Angka kejadian sepsis neonatorum diperkirakan mencapai 2824 per 100.000 kelahiran hidup dengan tingkat kematian sekitar 17,6%. Berbagai faktor maternal dan neonatal diketahui dapat memengaruhi luaran bayi dengan sepsis neonatorum, namun data spesifik mengenai hal ini di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang masih sangat terbatas.
Tujuan: Menganalisis pengaruh faktor maternal (ketuban pecah dini, preeklamsia, dan infeksi maternal) dan faktor neonatal (bayi berat lahir rendah dan prematuritas) terhadap luaran bayi dengan sepsis neonatorum di NICU Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis neonatus yang didiagnosis sepsis neonatorum di NICU RSND Semarang pada periode tahun 2021–2024. Sampel berjumlah 87 neonatus yang dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Variabel bebas meliputi ketuban pecah dini (KPD), preeklamsia, infeksi maternal, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan prematuritas. Variabel terikat adalah luaran bayi dengan sepsis neonatorum yang dikategorikan menjadi meninggal, hidup dengan komplikasi, dan hidup. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test.
Hasil: Dari 87 sampel, sebanyak 58 bayi (66,66%) memiliki luaran hidup, 15 bayi (17,24%) hidup dengan komplikasi, dan 14 bayi (16,1%) meninggal. Hasil analisis menunjukkan bahwa prematuritas memiliki hubungan yang signifikan terhadap luaran bayi dengan sepsis neonatorum (p < 0,05), di mana bayi prematur memiliki proporsi kematian dan komplikasi yang lebih tinggi dibandingkan bayi tidak prematur. Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara luaran bayi dengan KPD (p = 0,461), preeklamsia (p = 0,791), infeksi maternal (p = 1,000), dan BBLR (p = 0,145).
Kesimpulan: Prematuritas merupakan satu-satunya faktor yang terbukti secara signifikan memengaruhi luaran bayi dengan sepsis neonatorum di NICU RSND Semarang. Faktor maternal seperti KPD, preeklamsia, dan infeksi maternal, serta faktor neonatal BBLR, tidak menunjukkan hubungan yang bermakna terhadap luaran bayi pada penelitian ini. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Kata Kunci: Sepsis neonatorum, luaran neonatus, prematuritas, bayi berat lahir rendah, ketuban pecah dini, preeklampsia, infeksi maternal, faktor maternal, faktor neonatal, NICU.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sepsis neonatorum, luaran neonatus, prematuritas, bayi berat lahir rendah, ketuban pecah dini, preeklampsia, infeksi maternal, faktor maternal, faktor neonatal, NICU. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 06:58 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 06:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54015 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
