Andini, Ridha Ayu and Sunarto, Sunarto (2026) ANALISIS FRAMING: KASUS FEMISIDA DALAM MEDIA MASSA DARING KOMPAS.COM PERIODE JANUARI– OKTOBER 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (962kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (763kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (270kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (256kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (190kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (259kB) |
|
|
Text
Ridha Ayu Andini_14040122130125_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tren kasus femisida di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan
setiap tahunnya. Masalah ini banyak dimuat oleh media massa melalui pemberitaan
pembunuhan terhadap perempuan yang dilakukan oleh laki-laki. Idealnya, media
massa dapat menerapkan nilai-nilai yang tercantum dalam Kode Etik Jurnalistik
dan menggunakan pembingkaian jurnalisme feminis dalam pemberitaannya
mengenai kasus femisida. Namun, jumlah berita yang dihasilkan cenderung
berbanding terbalik dengan kualitas pemberitaannya, karena masih banyak
ditemukan laporan berita yang bias dan diskriminatif terhadap perempuan.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan bentuk
pembingkaian yang dibangun oleh media massa daring Kompas.com dalam
pemberitaannya mengenai masalah femisida. Melalui pendekatan kualitatif yang
berlandaskan pada kerangka pemikiran paradigma kritis dan teori agenda setting
level kedua, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis framing
model Robert M. Entman, yang melibatkan penggunaan empat elemen analisis:
definisi masalah; diagnosis sebab; penilaian moral; dan rekomendasi penyelesaian.
Berdasarkan hasil analisis terhadap 10 berita femisida selama periode
Januari–Oktober 2025, diketahui bahwa Kompas.com hanya menggunakan
pembingkaian jurnalisme feminis secara terbatas, tetapi secara dominan lebih
mengarah kepada pembingkaian jurnalisme konvensional dengan melibatkan
adanya praktik jurnalisme clickbait untuk menghasilkan informasi yang
sensasional. Hasil analisis framing menunjukkan bahwa terjadinya kasus femisida
disebabkan oleh adanya masalah emosional dan konflik dalam hubungan asmara
antara korban dan pelaku. Namun, tindakan pelaku cenderung dijustifikasi dan
dianggap sebagai respons atas tindakan korban yang dinilai melanggar peran
gender. Kasus femisida juga cenderung dinilai sebagai masalah pelanggaran hukum
biasa. Hal ini dapat terjadi karena Kompas.com memiliki standpoint maskulin yang
memengaruhi pembingkaian berita, sehingga menghasilkan narasi yang bias gender
dan tidak mampu meningkatkan kesadaran mengenai kasus femisida sebagai isu
ketidaksetaraan gender dari adanya ideologi patriarki.
Kata Kunci: Analisis Framing; Jurnalisme Feminis; Agenda Setting; Femisida;
Patriarki; Kompas.com
117 Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 04:02 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 04:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54000 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
