Yaniarsi, Athiya Nadia and Wulandari, Apri Nur and Rohmini, Siti (2026) Implementasi Konsumsi Yoghurt Plain Untuk Mengurangi Gejala Keputihan Patologis pada Wanita Pekerja Seks di Wilayah Mangkang Kulon Kota Semarang. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
22020125210050_Athiya Nadia Yaniarsi_KIAN Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Keputihan patologis merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami perempuan usia reproduktif dan dapat dipengaruhi oleh ketidakseimbangan mikrobiota vagina. Wanita pekerja seks (WPS) merupakan kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan reproduksi akibat faktor aktivitas seksual, perilaku kesehatan reproduksi dan praktik perawatan area genital. Salah satu pendekatan non farmakologis yang mulai dikembangkan sebagai terapi pendukung adalah konsumsi yoghurt plain yang mengandung probiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan konsumsi yoghurt plain untuk mengurangi gejala keputihan patologis pada WPS di wilayah Mangkang Kulon Kota Semarang. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus dan pendekatan proses keperawatan pada 3 WPS yang mengalami keputihan patologis. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi yang diberikan berupa konsumsi yoghurt plain sebanyak 150 mL per hari selama 7 hari disertai edukasi kesehatan reproduksi dan vulva hygiene. Evaluasi gejala keputihan dilakukan menggunakan Vaginal Discharge Symptoms Checklist (VDSC), sedangkan perilaku vulva hygiene diukur menggunakan kuesioner vulva hygiene. Hasil studi menunjukkan penurunan kategori skor VDSC pada seluruh partisipan yaitu dari keputihan ringan menjadi keputihan sangat ringan. Partisipan pertama mengalami penurunan skor dari 10 menjadi 5, partisipan kedua dari 8 menjadi 5, dan partisipan ketiga dari 6 menjadi 4. Terjadi peningkatan perilaku vulva hygiene dari kategori cukup atau kurang menjadi kategori baik pada seluruh partisipan. Implementasi konsumsi yoghurt plain disertai edukasi kesehatan reproduksi dan vulva hygiene menunjukkan kecenderungan menurunkan gejala keputihan patologis serta meningkatkan perilaku vulva hygiene pada wanita pekerja seks.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Yoghurt, Probiotik, Keputihan patologis, Wanita pekerja seks |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 04:22 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 04:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53977 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
