Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN PERILAKU 3M PLUS DAN KARAKTERISTIK KONTAINER PERINDUKAN DENGAN TINGKAT INFESTASI JENTIK NYAMUK Aedes spp DI PESISIR SEMARANG UTARA

CAHYONO, RAFI BAGUS (2026) HUBUNGAN PERILAKU 3M PLUS DAN KARAKTERISTIK KONTAINER PERINDUKAN DENGAN TINGKAT INFESTASI JENTIK NYAMUK Aedes spp DI PESISIR SEMARANG UTARA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO RAFI BAGUS.pdf] Text
REPO RAFI BAGUS.pdf - Published Version

Download (471kB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir Semarang Utara yang rentan terhadap banjir rob. Kondisi lingkungan berpotensi menciptakan tempat perindukan tambahan bagi nyamuk Aedes spp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perilaku 3M Plus (pengetahuan, sikap, dan praktik) dan karakteristik kontainer perindukan (jumlah kontainer) dengan tingkat infestasi jentik nyamuk Aedes spp di pesisir Semarang Utara. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh rumah di Kelurahan Bandarharjo (6.798 rumah), dengan sampel 100 rumah yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara serta observasi pada kontainer rumah tangga pada bulan Desember 2025. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada derajat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan infestasi jentik tergolong tinggi, dengan House Index (HI) 41%, Container Index (CI) 38,5%, Breteau Index (BI) 77, dan Angka Bebas Jentik (ABJ) 59%, masih jauh dibawah target nasional (≥95%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,091), sikap (p=0,625), dan praktik 3M Plus (p=0,383) dengan infestasi jentik Aedes spp. Sebaliknya, terdapat hubungan signifikan antara jumlah kontainer dengan infestasi jentik (p=0,027), dimana rumah dengan jumlah kontainer >3 memiliki proporsi infestasi jentik yang lebih tinggi (69,2%) dibandingkan jumlah kontainer ≤3 (36,8%). Penelitian ini menyimpulkan karakteristik fisik kontainer, khususnya jumlah kontainer, lebih berperan dalam infestasi jentik dibandingkan perilaku 3M Plus individu wilayah pesisir. Disarankan agar upaya pengendalian vektor DBD di menitikberatkan pada pengelolaan fisik kontainer dan lingkungan bersama-sama dan edukasi perilaku 3M Plus secara berkelanjutan.
Kata Kunci: 3M Plus, karakteristik kontainer, infestasi jentik, Aedes spp, pesisir

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 25 Jun 2026 02:38
Last Modified: 25 Jun 2026 02:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53961

Actions (login required)

View Item View Item