Widiyatmoko, Restu and Maulana Daffandhika, Zulfan and Qiurin Pires, Ahmad (2026) PERENCANAAN STRATEGI REDUKSI EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) PADA SEKTOR INDUSTRI, TRANSPORTASI , DAN PERUMAHAN DI KOTA BEKASI. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO ; FAKULTAS TEKNIK.
|
Text
File Repository_GRK Bekasi.pdf Download (636kB) |
Abstract
Pertumbuhan jumlah penduduk, perkembangan kawasan perkotaan, peningkatan aktivitas industri, tingginya mobilitas transportasi, serta meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga di Kota Bekasi berpotensi menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Kondisi tersebut dapat memperburuk kualitas lingkungan dan berkontribusi terhadap perubahan iklim global apabila tidak diimbangi dengan upaya pengendalian emisi yang efektif. Kota Bekasi sebagai salah satu kota metropolitan penyangga DKI Jakarta memiliki tingkat aktivitas ekonomi dan kepadatan penduduk yang tinggi sehingga diperlukan inventarisasi emisi GRK sebagai dasar penyusunan strategi mitigasi yang tepat. Perencanaan ini bertujuan untuk menginventarisasi emisi GRK, menganalisis sebaran emisi, serta menyusun strategi reduksi emisi pada sektor industri, transportasi, dan perumahan di Kota Bekasi. Metode inventarisasi emisi mengacu pada Pedoman IPCC 2006 dengan proyeksi emisi hingga tahun 2030 menggunakan skenario Business-as-Usual (BAU). Perhitungan emisi sektor industri dilakukan menggunakan pendekatan rasio tenaga kerja dan Industrial Pollution Projection System (IPPS), sektor transportasi menggunakan metode Vehicle Kilometer Travelled (VKT), sedangkan sektor perumahan menggunakan pendekatan bottom-up berdasarkan konsumsi energi rumah tangga. Sebaran emisi dimodelkan menggunakan perangkat lunak AERMOD untuk mengetahui distribusi konsentrasi emisi di wilayah studi. Selanjutnya, penyusunan strategi reduksi emisi dilakukan melalui analisis SWOT dan penentuan prioritas menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil perencanaan menunjukkan bahwa total emisi GRK Kota Bekasi mengalami peningkatan hingga tahun 2030 dengan sektor transportasi sebagai penyumbang emisi terbesar sebesar 6.854.641 ton CO₂eq, diikuti sektor industri sebesar 2.907.289 ton CO₂eq, dan sektor perumahan sebesar 295.540 ton CO₂eq. Hasil pemodelan dispersi menunjukkan konsentrasi CO₂ tertinggi berada di Kecamatan Medansatria yang dipengaruhi oleh tingginya aktivitas industri dan transportasi. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan QSPM, strategi prioritas reduksi emisi yang direkomendasikan meliputi penerapan amine scrubber pada sektor industri, pengadaan microalgae photobioreactor (PBR) pada sektor transportasi, serta pengembangan jaringan gas rumah tangga pada sektor perumahan. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian target penurunan emisi GRK serta mewujudkan pembangunan perkotaan yang lebih berkelanjutan di Kota Bekasi
Kata Kunci: Gas Rumah Kaca, Inventarisasi emisi, IPCC 2006, AERMOD, Strategi Reduksi Emisi, Kota Bekasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 00:58 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 00:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
