Cynta, Maharani Pristi and Dewi, Anna Mailasari Kusuma and Santosa, Yanuar Iman and Yusmawan, Willy (2026) FAKTOR RISIKO TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN RINITIS ALERGI PADA PASIEN THT – KL RSUP DR. KARIADI SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-KTI)
ABSTRAK-KTI.pdf Download (145kB) |
Abstract
Latar Belakang: Rinitis alergi (RA) merupakan penyakit inflamasi kronis yang dimediasi oleh Imunoglobulin E. Rinitis Alergi memiliki prevalensi tinggi dan dampak signifikan terhadap kualitas hidup. Derajat keparahan RA dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, namun kontribusi relatif masing-masing faktor terhadap keparahan penyakit masih belum jelas, dengan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang tidak konsisten. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor risiko serta mengidentifikasi faktor dominan yang berhubungan dengan derajat keparahan rinitis alergi pada pasien di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 200 pasien yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling dari rekam medis elektronik periode Januari – Desember 2023. Variabel bebas meliputi riwayat atopi keluarga, riwayat asma, riwayat dermatitis atopik, paparan asap rokok, dan kepemilikan hewan peliharaan. Derajat keparahan dinilai menggunakan Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan dikategorikan menjadi mild serta moderate–severe. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi square/Fisher’s Exact dan regresi logistik dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Pada 200 pasien memenuhi kriteria penelitian sebanyak 55,5% pasien kategori mild dan 44,5% kategori moderate – severe. Analisis bivariat menunjukkan Riwayat asma menunjukkan hubungan bermakna dengan derajat keparahan RA (p = 0,006; OR = 2,641 ). Tidak terdapat hubungan bermakna pada riwayat atopi keluarga (p = 0,439), riwayat dermatitis atopik (p = 0,111), paparan asap rokok (p = 0,647), dan kepemilikan hewan peliharaan (p = 0,623). Analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat asma merupakan faktor risiko dominan terhadap derajat keparahan rinitis alergi (p = 0,006; OR = 2,710; 95%CI = 1,325 – 5,539). Kesimpulan: Riwayat asma merupakan faktor risiko yang dominan terhadap derajat keparahan RA pada pasien Poli THT – KL RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Kata kunci: Rinitis alergi, derajat keparahan, faktor risiko, TNSS, asma
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rinitis alergi, derajat keparahan, faktor risiko, TNSS, asma |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 07:21 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 07:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53915 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
