Ratnasari, Anisa and Purnomo, Hery Djagat and Hutami, Hesti Triwahyu and Hendrianingtyas, Meita (2026) PERBANDINGAN TERAPI KOMBINASI OMEPRAZOLE DAN STRIATIN DOSIS BERTINGKAT DENGAN MONOTERAPI OMEPRAZOLE TERHADAP KADAR PLATELET-DERIVED GROWTH FACTOR (PDGF): Studi pada Tikus Wistar dengan Gastritis Induksi Aspirin. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK THESIS)
ABSTRAK THESIS.pdf Download (85kB) |
Abstract
Latar Belakang: Gastritis akibat penggunaan Aspirin merupakan salah satu bentuk cedera mukosa lambung yang melibatkan proses inflamasi dan penyembuhan jaringan. Platelet-Derived Growth Factor berperan penting dalam proses regenerasi jaringan melalui stimulasi proliferasi dan migrasi sel. Kombinasi Omeprazole sebagai terapi standar dan Striatin sebagai agen potensial diharapkan dapat meningkatkan proses penyembuhan mukosa yang salah satunya dapat dinilai melalui perubahan kadar PDGF.
Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan desain pre-test dan post-test control group design menggunakan tikus Wistar yang diinduksi gastritis dengan Aspirin. Subjek dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu kontrol negatif dan kelompok perlakuan yang mendapatkan kombinasi Omeprazole dan Striatin dengan variasi dosis. Kadar PDGF diukur sebelum dan setelah perlakuan. Analisis statistic dilakukan untuk menilai perbedaan kadar PDGF antar kelompok serta perubahan (delta) kadar PDGF.
Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kadar PDGF setelah perlakuan antar kelompok (p=0,006). Tidak ditemukan perbedaan kadar PDGF sebelum perlakuan antar kelompok (p=0,274), yang menunjukkan kondisi awal kelompok yang relatif homogen. Namun, kadar PDGF setelah perlakuan tidak lebih tinggi pada kelompok perlakuan dan tidak menunjukkan hubungan linier dengan peningkatan dosis Striatin. Kadar PDGF tertinggi ditemukan pada kelompok kontrol negatif (3,09 ± 1,11 ng/mL), sedangkan kadar terendah ditemukan pada kelompok dosis 1000 mg/kgBB (0,87 ± 0,53 ng/mL). Selain itu, tidak terdapat perbedaan bermakna delta kadar PDGF antar kelompok (p=0,099).
Kesimpulan: Pemberian kombinasi Omeprazole dan Striatin memengaruhi kadar PDGF pada model gastritis tikus Wistar. Terdapat perbedaan kadar PDGF setelah perlakuan antar kelompok pada model gastritis tikus Wistar. Namun, perubahan kadar PDGF tidak menunjukkan pola peningkatan yang sesuai dengan peningkatan dosis Striatin dan kemungkinan mencerminkan dinamika fase penyembuhan luka. Penurunan kadar PDGF pada kelompok perlakuan, khususnya kelompok dosis 1000 mg/kgBB, diduga berkaitan dengan proses penyembuhan yang telah memasuki fase penyembuhan yang lebih lanjut pada saat pengukuran dilakukan.
Kata kunci: Gastritis, PDGF, Omeprazole, Striatin, Aspirin, Tikus wistar
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Gastritis, PDGF, Omeprazole, Striatin, Aspirin, Tikus wistar |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 03:24 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 03:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53864 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
