Safirahasna, Annisa and Farida, Naili (2026) PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN E-WOM TERHADAP E-REPURCHASE INTENTION PRODUK MAYBELLINE MELALUI E-TRUST (Studi Pada Pengguna TikTok di Kota Semarang). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (910kB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Bab I.pdf - Submitted Version Download (768kB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Bab II.pdf - Submitted Version Download (437kB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Bab III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Bab IV.pdf - Submitted Version Download (288kB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (218kB) |
|
|
Text
Annisa Safirahasna 14030122120026_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong perubahan
dalam aktivitas pemasaran digital, khususnya melalui pemanfaatan media sosial
sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan konsumen. Dalam industri
kosmetik, media sosial tidak hanya digunakan untuk memperkenalkan produk,
tetapi juga membentuk interaksi, kepercayaan, serta memengaruhi perilaku
konsumen dalam melakukan pembelian ulang. Selain itu, electronic word of mouth
(e-WOM) menjadi faktor penting karena konsumen cenderung mempertimbangkan
ulasan, komentar, dan pengalaman pengguna lain sebelum melakukan pembelian.
Maybelline sebagai salah satu merek kosmetik global aktif memanfaatkan platform
TikTok dan TikTok Shop dalam strategi pemasaran digitalnya, namun masih
ditemukan fluktuasi penjualan serta rendahnya tingkat engagement media sosial
yang menunjukkan adanya dinamika perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh social media marketing dan e-WOM sebagai variabel independen terhadap e-repurchase intention sebagai variabel dependen melalui etrust sebagai variabel mediasi pada pengguna TikTok di Kota Semarang. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Teknik
pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metodepurposive sampling terhadap 100 responden yang merupakan pengguna TikTok di Kota Semarang dan pernah membeli produk Maybelline melalui TikTok Shop.
Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial LeastSquare (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (H1) diterima; (H2) diterima; (H3) diterima; (H4) diterima;
(H5) diterima; (H6) diterima; (H7) diterima. Selain itu, e-trust mampu memediasi pengaruh social media marketing dan e-WOM terhadap e-repurchase intention. Oleh karena itu, Maybelline disarankan untuk meningkatkan kualitas konten media sosial yang lebih interaktif, mengikuti tren, memperkuat komunikasi dengan konsumen, serta menjaga kualitas ulasan dan transparansi informasi produk guna meningkatkan kepercayaan dan mendorong pembelian ulang konsumen.
Kata Kunci: Social Media Marketing, Electronic Word of Mouth (E-WOM), ETrust, E-Repurchase Intention
137_Administrasi Bisnis_2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Business Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 06:50 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 06:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
