Abhiwandana, Gede Yoga and Herlina, Eka Chandra and Juniarto, Achmad Zulfa (2026) Pengaruh Paparan Asap Rokok, Vape, dan Kombinasi Terhadap Motilitas dan Morfologi Sperma Mencit Jantan. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRACT-KTI)
Gede Yoga Abhiwandana_22010122140181_KTI Abstract.pdf Download (184kB) |
Abstract
Latar Belakang: Analisis morfologi dan motilitas sperma merupakan parameter krusial dalam menilai potensi kesuburan pria. Paparan faktor lingkungan seperti asap rokok dan uap rokok elektrik (vape) diketahui mengandung berbagai zat kimia berbahaya dan karsinogenik yang dapat memicu stres oksidatif. Kondisi stres oksidatif ini berpotensi merusak struktur seluler dan mengganggu jalur sinyal metabolisme energi spermatozoa, yang pada akhirnya menurunkan kualitas semen. Meskipun penggunaan vape sering dianggap sebagai alternatif yang lebih aman, dampak kombinasinya dengan rokok konvensional terhadap parameter reproduksi masih memerlukan kajian lebih lanjut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan asap rokok, vape, dan kombinasinya terhadap motilitas dan morfologi sperma pada mencit jantan (Mus musculus). Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test only control group design. Subjek penelitian terdiri dari 28 ekor mencit jantan usia 2–3 bulan yang dibagi menjadi empat
Metode: kontrol (K), paparan rokok (P1), paparan vape (P2), dan paparan kombinasi rokok-vape secara intermittent (P3). Variabel yang dianalisis adalah persentase motilitas progresif dan morfologi normal spermatozoa. Analisis data dilakukan secara univariat untuk gambaran deskriptif, diikuti uji ANOVA atau Kruskal-Wallis untuk analisis bivariat, serta uji Post-Hoc untuk melihat perbedaan antar kelompok perlakuan.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada seluruh parameter kualitas sperma di semua kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Rata-rata motilitas tertinggi ditemukan pada kelompok kontrol (90,00%), sedangkan kelompok kombinasi (P3) menunjukkan penurunan paling drastis. Menariknya, paparan uap vape (58,57%) memberikan dampak penurunan motilitas yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan paparan rokok konvensional (71,43%). Pada parameter morfologi, persentase morfologi normal terendah juga ditemukan pada kelompok kombinasi (92,14%) dibandingkan kontrol (98,28%). Kelainan yang ditemukan meliputi defek primer pada kepala serta defek sekunder pada ekor.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan asap rokok, vape, maupun kombinasinya secara signifikan menurunkan kualitas motilitas dan morfologi spermatozoa mencit jantan. Kelompok paparan kombinasi (pengguna ganda) menunjukkan dampak toksisitas yang paling destruktif, mengonfirmasi adanya efek sinergis dari beban polutan yang lebih luas. Hasil ini menegaskan bahwa penggunaan vape tidak lebih aman daripada rokok konvensional dalam konteks kesehatan reproduksi, dan perilaku konsumsi ganda semakin mempercepat kerusakan seluler yang berpotensi pada infertilitas.
Kata Kunci: Asap Rokok, Vape, Kombinasi Rokok-Vape, Motilitas Sperma, Morfologi Sperma, Infertilitas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asap Rokok, Vape, Kombinasi Rokok-Vape, Motilitas Sperma, Morfologi Sperma, Infertilitas. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 06:54 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 06:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53759 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
