Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA IDEOLOGI MASKULIN DENGAN SIKAP MENCARI BANTUAN PROFESIONAL PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA LAKI-LAKI

Salsabila, Tasya and Kristiana, Ika Febrian (2026) HUBUNGAN ANTARA IDEOLOGI MASKULIN DENGAN SIKAP MENCARI BANTUAN PROFESIONAL PSIKOLOGIS PADA MAHASISWA LAKI-LAKI. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Tasya Salsabila_File Repository_Abstrak-Bab1.pdf] Text
Tasya Salsabila_File Repository_Abstrak-Bab1.pdf

Download (276kB)

Abstract

Laki-laki memiliki angka kematian akibat bunuh diri yang jauh lebih tinggi dibandingkan perempuan, namun justru lebih jarang memanfaatkan layanan kesehatan mental profesional. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap kondisi ini adalah ideologi maskulin yang diinternalisasi melalui sosialisasi gender, yang dapat membentuk sikap negatif terhadap perilaku mencari bantuan psikologis profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara ideologi maskulin dengan sikap terhadap mencari bantuan psikologis profesional pada mahasiswa laki-laki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional yang melibatkan 156 mahasiswa laki-laki di Kota Semarang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Ideologi maskulin diukur menggunakan Skala MRNI-SF, sedangkan sikap terhadap mencari bantuan psikologis profesional diukur menggunakan Skala Sikap Mencari Bantuan Profesional Psikologis. Analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara ideologi maskulin dengan sikap terhadap mencari bantuan psikologis profesional pada mahasiswa laki-laki (r = 0, 182, p < 0,023), yang berarti semakin kuat seorang mahasiswa laki-laki menginternalisasi nilai-nilai maskulin tradisional, semakin negatif sikapnya terhadap pencarian bantuan psikologis profesional. Ideologi maskulin memberikan kontribusi sebesar 3,3% terhadap variabel sikap mencari bantuan profesional psikologis. Temuan ini mengonfirmasi bahwa ideologi maskulin merupakan faktor yang secara signifikan membentuk sikap help-seeking pada mahasiswa laki-laki. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi yang lebih responsif terhadap nilai-nilai gender dan budaya, khususnya dalam upaya meningkatkan keterbukaan mahasiswa laki-laki untuk mengakses layanan psikologis profesional.

Kata kunci: ideologi maskulin; sikap mencari bantuan; kesehatan mental

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Fakultas Psikologi
Date Deposited: 29 Jun 2026 04:16
Last Modified: 29 Jun 2026 04:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53704

Actions (login required)

View Item View Item