Pratama, Leonard Jalaluddin Khair and Salsabila, Tasyania (2026) OPTIMALISASI DESAIN SUN SHADING VERTICAL FINS PADA GEDUNG FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO BERDASARKAN EVALUASI PERHITUNGAN NILAI OTTV. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (25MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf - Published Version Download (489kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf - Published Version Download (989kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (755kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
DAFPUS.pdf - Published Version Download (340kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (23MB) | Request a copy |
Abstract
Gedung Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro mengalami kesenjangan antara desain konseptual dan desain terbangun, di mana berbagai elemen pasif yang direncanakan tidak terealisasi dan terjadi penurunan spesifikasi material kaca selubung bangunan. Kondisi ini menyebabkan nilai Overall Thermal Transfer Value (OTTV) bangunan melebihi ambang batas SNI 6389:2020 sebesar 35 W/m², dengan nilai OTTV total tercatat sebesar 44,13 W/m² tanpa secondary skin dan 39,38 W/m² dengan secondary skin eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja termal selubung bangunan dan mengoptimalkan desain sun shading sebagai strategi pasif untuk menurunkan nilai OTTV sekaligus menjaga ketersediaan cahaya alami di dalam ruangan.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer berupa gambar kerja dan data teknis bangunan eksisting. Evaluasi OTTV dilakukan menggunakan Building Envelope OTTV Compliance Form v3.0 dari Kementerian PUPR mengacu pada SNI 6389:2020. Analisis lintasan matahari dilakukan menggunakan perangkat 3D Sun Path Andrew Mash untuk menentukan kondisi kritis tahunan pada fasad barat laut. Enam variasi kemiringan shading vertikal (0°–50° dengan interval 10°) dievaluasi secara komparatif, dan simulasi pencahayaan dilakukan menggunakan DIAlux evo pada kondisi kritis puncak (14 Juni, 12.00 WIB).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasad barat laut merupakan orientasi paling kritis dengan nilai OTTV tertinggi, akibat penerimaan radiasi matahari langsung dengan sudut datang rendah pada periode solstis Juni. Seluruh variasi kemiringan mulai dari 0° berhasil menurunkan OTTV total bangunan ke bawah ambang batas SNI, dengan kemiringan 50° menghasilkan nilai OTTV total terendah sebesar 28,81 W/m² mengalami penurunan sebesar 34,73% dari kondisi eksisting awal. Berdasarkan hasil evaluasi OTTV dan simulasi pencahayaan secara terintegrasi, kemiringan 50° ditetapkan sebagai desain optimal karena menghasilkan keseimbangan terbaik antara kinerja termal dan ketersediaan cahaya alami. Material GRC Board (Glassfiber Reinforced Cement) dipilih sebagai material sun shading dengan pertimbangan ketahanan terhadap iklim tropis lembap, kemudahan pembentukan modul geometri, dan efisiensi biaya. Estimasi total biaya pelaksanaan redesain fasad adalah sebesar Rp 1.898.828.048,78 (termasuk PPN 11%).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | OTTV, sun shading, fasad bangunan, kinerja termal, konservasi energi, iklim tropis, GRC Board, DIAlux evo, SNI 6389:2020 |
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Architecture |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:50 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 04:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53689 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
