Muzakky, Amtsal (2026) ANALISIS KAPASITAS MAKSIMUM HEAVY LIFTING UNTUK MODUL ELECTRICAL HOUSE PADA DECOMMISSIONING STUDI KASUS: FPSO NINGALOO VISION. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Download (568kB) |
|
|
Text
BAB I - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Download (106kB) |
|
|
Text
BAB II - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Download (793kB) |
|
|
Text
BAB III - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (317kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Download (95kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (156kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN - Amtsal Muzakky.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (929kB) | Request a copy |
Abstract
Proses decommissioning feasible (FPSO) memerlukan perencanaan teknis yang matang, terutama pada operasi heavy lifting modul topside. Salah satu komponen kritis adalah Electrical Switchgear Module (E-House) yang memiliki berat besar dan distribusi massa kompleks, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kegagalan lifting apabila tidak dirancang dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas maksimum lifting, menentukan konfigurasi rigging yang optimal, serta mengembangkan metode perhitungan berbasis parameter modul yang dapat digunakan secara umum. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif berbasis perhitungan teknik dengan pendekatan pembebanan statis. Berdasarkan data, berat modul sebesar 303,281 ton dengan allowance 5% menghasilkan design load sebesar 334,367 ton. Analisis dilakukan terhadap distribusi beban pada sling, pengaruh sudut sling, serta evaluasi kapasitas crane pada skenario single crane dan dual crane. Selain itu, dilakukan perbandingan beberapa konfigurasi rigging untuk menentukan kondisi paling aman dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut sling menjadi parameter paling sensitif terhadap peningkatan gaya tarik. Konfigurasi single crane dengan spreader bar memberikan performa terbaik dalam menjaga stabilitas dan distribusi beban. Penelitian ini juga menghasilkan metode perhitungan yang bersifat fleksibel dan dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan lifting pada modul FPSO sejenis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Decommissioning, Heavy Lifting, FPSO, Rigging, Kapasitas Crane, Sudut Sling |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Ship Building |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 04:24 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53681 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
