TYAS, Wihartanti Sulistyaning (2022) LEADING ECONOMIC INDICATOR IMPOR BERAS DAN KETERSEDIAAN PANGAN DI INDONESIA PERIODE 2011-2020 (STUDI KASUS 6 NEGARA ASAL UTAMA IMPOR). Masters thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. T-Cover-12020118420043.pdf - Published Version Download (184kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. T-Abstract-12020118420043.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. T-Abstrak-12020118420043.pdf - Published Version Download (186kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. T-Daftar isi- 12020118420043.pdf - Published Version Download (233kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
13. T- DAFTAR PUSTAKA -12020118420043.pdf - Published Version Download (339kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
17. T-Fulltext PDF Bookmaks-12020118420043.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Ketersediaan pangan merupakan tersedianya pangan dalam suatu wilayah yang
bersumber dari produksi dalam negeri, cadangan pangan, dan impor. Sebagaimana
diatur oleh Undang-Undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja UU Cipta
Kerja membuat sistem pangan Indonesia terintegrasi langsung dengan sistem
pangan dunia dan membuat Indonesia semakin bergantung dengan impor tanpa
melihat data produksi maupun cadangan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan
mengetahui pengaruh antara produksi beras nasional, konsumsi beras nasional,
cadangan beras pemerintah, harga impor relatif dan inflasi terhadap impor beras
dan ketersediaan pangan di Indonesia dan menganalisis faktor manakah yang
menjadi leading economic indicator Indonesia melakukan impor beras di 6 negara
asal utama yaitu Vietnam, Thailand, Tiongkok, India, Pakistan dan Myanmar
Tahun 2011-2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
menggunakan data sekunder serta menggunakan uji analisis regresi data panel
dengan pendekatan Random Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan (1) bahwa
produksi beras domestik, konsumsi beras domestik , cadangan beras pemerintah,
harga impor relatif dan inflasi secara simultan berpengaruh signfikan terhadap
impor beras dan ketersediaan pangan di Indonesia. (2) produksi beras domestik,
konsumsi beras domestik , cadangan beras pemerintah, dan inflasi tidak
berpengaruh signifikan secara parsial sedangkan harga impor relatif secara parsial
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap terhadap impor beras dan ketersediaan
pangan di Indonesia Tahun 2011-2020. Dengan demikian leading economic
indicator Indonesia melakukan impor beras di 6 negara asal utama Tahun 2011-
2020 yaitu harga impor relatif yang dapat disimpulkan bahwa selama ini Indonesia
melakukan impor beras karena harga beras dari luar negeri relatif lebih murah
daripada beras dari dalam negeri dan diduga karena ada konspirasi mafia beras atau
komoditas pangan lainnya dengan pihak yang terkait dengan tujuan mengeruk
keuntungan yang sangat besar.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketersediaan Pangan, Impor Beras, UU Cipta Kerja, Harga Impor Relatif. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Gumantiko FEB |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 03:59 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 03:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53674 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
