WIWAHONO, Bobby Nugroho and Mussadun, Mussadun and Fahrudin, Fahrudin (2026) KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG UNTUK PENGEMBANGAN GREEN INFRASTRUCTURE BERKELANJUTAN BERBASIS HORTIKULTURA: STUDI KASUS PT RADIK JAYA INDONESIA DAN ABDUL KADIR, KABUPATEN KENDAL. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
cover aja.pdf Download (24kB) |
|
|
Text
1. Cover lengkap.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (739kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (538kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (279kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (290kB) |
Abstract
Kegiatan pertambangan komoditas batuan sering kali menimbulkan dampak berupa degradasi lahan, serta risiko bahaya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemanfaatan lahan reklamasi dan pascatambang yang berkelanjutan melalui konsep green infrastructure berbasis hortikultura.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kesesuaian lahan pascatambang dan reklamasi sebagai dasar pengembangan green infrastructure berkelanjutan berbasis hortikultura di wilayah PT Radik Jaya Indonesia dan Abdul Kadir. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tanah, kualitas air, penggunaan lahan, serta tingkat kerentanan bencana.
Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan yang meliputi observasi, pengukuran, dan wawancara, serta didukung oleh analisis laboratorium terhadap kualitas tanah. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode overlay dan scoring untuk menentukan tingkat kesesuaian lahan. Selain itu, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan green infrastructure di lokasi penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah studi memiliki tingkat kesesuaian lahan yang didominasi oleh kategori sangat sesuai sebesar 41%, diikuti oleh kategori cukup sesuai sebesar 56,67%, sesuai marginal sebesar 2,29%, dan tidak sesuai sebesar 0,04%. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar area pascatambang memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan sebagai green infrastructure berkelanjutan berbasis hortikultura.
Selain itu, wilayah studi berada dalam zona imbuhan air tanah, sehingga area reklamasi pascatambang PT Radik Jaya Indonesia dan Abdul Kadir tidak hanya berpotensi dikembangkan untuk kegiatan hortikultura, tetapi juga dapat difungsikan sebagai daerah tangkapan air. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pengelolaan reklamasi lahan pascatambang secara berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan.
Kata kunci: reklamasi pascatambang, green infrastructure, hortikultura, PT Radik Jaya Indonesia dan Abdul Kadir
Mining activities of rock commodities often result in land degradation, abandoned areas, and potential environmental and social hazards. Therefore, sustainable utilization of post-mining land through the development of horticulture-based green infrastructure is essential.
This study aims to assess the land suitability of post-mining and reclaimed areas as a basis for developing sustainable horticulture-based green infrastructure in the PT Radik Jaya Indonesia and Abdul Kadir area. The analysis considers soil conditions, water quality, land cover, and disaster vulnerability levels.
Research data were collected through field surveys, including observations, measurements, and interviews, and supported by laboratory analysis of soil quality. The data were then analyzed using overlay and scoring methods to determine land suitability levels. In addition, a SWOT analysis was employed to identify internal and external factors influencing the development of green infrastructure in the study area.
The results indicate that the study area is predominantly classified as highly suitable, covering 41% of the area, followed by moderately suitable land at 56,67%, marginally suitable land at 2,29%, and unsuitable land at 0,04 %. These findings suggest that most of the post-mining area has high potential for the development of horticulture-based green infrastructure.
Furthermore, the study area is located within a groundwater recharge zone. Therefore, in addition to horticultural development, the post-mining area of PT Radik Jaya Indonesia and Abdul Kadir can also function as a water catchment area. The recommendations generated from this study are expected to serve as a foundation for sustainable post-mining land reclamation planning and management, while contributing to environmental conservation efforts.
Keywords: post-mining reclamation, green infrastructure, horticulture, PT Radik Jaya Indonesia and Abdul Kadir
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | reklamasi pascatambang, green infrastructure, hortikultura, PT Radik Jaya Indonesia dan Abdul Kadir |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science |
| Depositing User: | ekana listianawati |
| Date Deposited: | 24 Jun 2026 01:42 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 01:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53612 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
