Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN ANTARA AUTOANTIBODI TIROID DENGAN GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA PASIEN PENYAKIT GRAVES DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

Anindita, Yohana Prima Ceria and Seno, Khristophorus Heri Nugroho Hario and Partiningrum, Dwi Lestari (2026) HUBUNGAN ANTARA AUTOANTIBODI TIROID DENGAN GANGGUAN FUNGSI GINJAL PADA PASIEN PENYAKIT GRAVES DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of YP CERIA ANINDITA-22040123720004-TESIS-ABSTRAK.pdf] Text (YP CERIA ANINDITA-22040123720004-TESIS-ABSTRAK.pdf)
YP CERIA ANINDITA-22040123720004-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (96kB)

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Graves merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan produksi autoantibodi seperti TRAb, anti TPO, dan anti Tg. Gangguan fungsi ginjal pada pasien Graves
dapat terjadi melalui berbagai mekanisme, baik hemodinamik maupun imunologis. Hubungan antara kadar autoantibodi tiroid dengan parameter fungsi ginjal masih belum banyak dilaporkan.
Tujuan : Menganalisis adanya hubungan antara autoantibodi tiroid (TRAb, anti TPO, dan anti Tg) dengan gangguan fungsi ginjal (dinilai dari kadar ACR dan eGFR) pada pasien penyakit Graves.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) pada pasien penyakit Graves yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi
karakteristik klinis, kadar autoantibodi tiroid, serta parameter fungsi ginjal berupa ACR dan eGFR. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman untuk analisis bivariat dan regresi linear multivariat untuk menilai faktor yang berpengaruh secara independen.
Hasil : Median nilai ACR adalah 7,0 mg/g kreatinin (1,2–468,0), mengindikasikan variasi derajat albuminuria pada subjek penelitian, mulai dari normal hingga peningkatan signifikan. Rerata eGFR adalah 116,7 ± 20,8 mL/menit/1,73 m² menunjukkan bahwa fungsi ginjal masih dalam batas normal. Analisis bivariat menunjukkan bahwa kadar anti Tg berhubungan bermakna dengan ACR (r = 0,524; p = 0,003), sedangkan TRAb dan anti TPO tidak menunjukkan hubungan bermakna dengan ACR maupun eGFR. Pada analisis regresi multivariat, TRAb (p = 0,023) merupakan faktor independen terhadap ACR.
Kesimpulan : Kadar anti Tg berhubungan dengan peningkatan ACR pada pasien Penyakit Graves. TRAb merupakan faktor yang berpengaruh secara independen terhadap nilai ACR. Temuan ini
menunjukkan adanya keterkaitan antara autoimunitas tiroid dan gangguan fungsi ginjal pada pasien penyakit Graves.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Graves, TRAb, anti TPO, anti Tg, gangguan fungsi ginjal
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 25 Jun 2026 06:35
Last Modified: 25 Jun 2026 06:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53588

Actions (login required)

View Item View Item