Yontana, Yontana (2026) PEMANFAATAN CITRA SATELIT SENTINEL-1 UNTUK ESTIMASI KERUGIAN AKIBAT GENANGAN BANJIR DI PESISIR METROPOLITAN SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (686kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (705kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (954kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (148kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (184kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Banjir merupakan salah satu permasalahan di wilayah pesisir Metropolitan Semarang yang meliputi Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Kota Semarang. Intensitas dan luas genangan banjir terus terjadi dari tahun ke tahun yang berdampak pada timbulnya kerugian. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang efisien dalam menilai kerugian tersebut. Pemanfaatan metode penginderaan jauh melalui citra Sentinel-1 menjadi salah satu solusi karena mampu memberikan informasi secara cepat, dan akurat dibandingkan dengan metode konvensional. Penenlitian ini bertujuan untuk menilai kerugian fisik akibat banjir rob menggunakan citra Sentinel-1 di wilayah pesisir Metropolitan Semarang pada tahun 2015 dan 2024. Metode yang digunakan meliputi pemetaan genangan banjir rob berdasarkan nilai ambang batas, kemiringan lereng, ketinggian wilayah, kemudian di overlay dengan data bangunan serta jenis aktivitasnya dan jaringan jalan. Estimasi kerugian dihitung menggunakan pendekatan nilai unit pengganti dari masing-masing sektor dan klasifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kerugian mengalami peningkatan pada 2024 dibandingkan tahun 2015 sebesar. Kabupaten Demak mengalami beban kerugian terbesar, yakni Rp Rp502.861.642.197,93 di tahun 2015 dan Rp Rp522.431.243.585,98 di tahun 2024, didominasi oleh sekor industri yang mengalami dampak secara langsung. Sementara itu, Kota Semarang mengalami kerugian sebesar Rp Rp334.899.177.488,78 di tahun 2015 dan Rp 235.656.150.018,80 di tahun 2024, dan Kabupaten Kendal sebesar Rp 143.354.237.973,55 di tahun 2015 dan Rp 109.453.353.985,48 di tahun 2024. Selain sektor industri, kerugian juga berdampak ke bangunan rumah tinggal, pendidikan, pemerintahan, kesehatan, dan peribadatan. Data genangan banjir dan nilai kerugian dapat dimanfaatkan untuk melihat kesesuaian dan bahaya dalam rencana tata ruang di pesisir Metropolitan Semarang yang telah ditetapkan. Hasil overlay antara genangan banjir dengan rencana pola ruang menunjukkan sebanyak 30 kawasan terkena dampak banjir. Dampak terbesar berada di kawasan permukiman seluas 4.644.094,36 m2 di tahun 2015 dan 1.449.632,33 m2 di tahun 2024 m2, kawasan peruntukkan industri seluas 9.705.750,92 m2 di tahun 2015 dan 2.479.084,70 m2 di tahun 2024, kawasan pertanian seluas 50.385.006,61 m2 di tahun 2015 dan 7.568.212,88 m2 di tahun 2024, dan kawasan transportasi seluas 653.515,32 m2 di tahun 2015 dan 129.765,16 m2 di tahun 2024.. Hasil penelitian ini menunjukkan pemanfaatan citra sentinel terbilang efektif dalam mendukung penilaian kerugian secara cepat dan luas, serta dapat menjadi dasar penentuan dan evaluasi rencana tata ruang terutama pengelolaan di wilayah pesisir.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | banjir, kerugian, sentinel-1, pesisir Metropolitan Semarang |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 07:06 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 07:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
