Search for collections on Undip Repository

ANALISIS EKSISTENSI KEKUASAAN PADA TEKS PASAL 188 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023: TINJAUAN HERMENEUTIKA TERHADAP KONSEP KEJAHATAN KEAMANAN NEGARA. _003 DIH 2026

TAUFIQI, NAUFAN and Sulistyawan, Aditya Yuli and HARDIYANTI, MARZELLINA (2026) ANALISIS EKSISTENSI KEKUASAAN PADA TEKS PASAL 188 UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2023: TINJAUAN HERMENEUTIKA TERHADAP KONSEP KEJAHATAN KEAMANAN NEGARA. _003 DIH 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_COVER.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (777kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_ABSTRAK.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_ABSTRAK.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_BAB I.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (473kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_BAB II.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (591kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_BAB III.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (775kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_BAB IV.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (18kB)
[thumbnail of NAUFAN TAUFIQI_DAFPUS.pdf] Text
NAUFAN TAUFIQI_DAFPUS.pdf

Download (279kB)

Abstract

Eksistensi regulasi kejahatan keamanan negara yang terejawantahkan melalui Pasal 188 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sejatinya merupakan bentuk mala prohibitia. Berikutnya, telaah melalui teori kekuasaan Michel Foucault menunjukkan bahwa kekuasaan bersifat omnipresent. Lebih daripada itu, guna menganalisis eksistensi kekuasaan yang hidup dalam hukum maka dibutuhkan jermeneutika sebagai pelacak makna dalam Pasal 188 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Adapun penelitian ini mengadopsi penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan historis, perundang-undangan, dan konseptual. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui studi pustaka dan menggunakan sumber berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Berikutnya, iklim sosial-politik dan haluan pemerintahan pada suatu masa menjadi determinan dari rumusan kejahatan keamanan negara yang ada. Lebih daripada itu, telaah secara historis pada regulasi kejahatan keamanan negara menyimpulkan bahwa dalam Tragedi 1965, bentuk disciplinary power didemonstrasikan secara masif terhadap Tahanan Politik . Di samping itu, posisi hukum pada pemikiran Foucault bertindak sebagai pemikul bagi kerangka normatif pelaksanaan disciplinary power. Di samping itu, analisis tekstual melalui hermeneutika filosofis Hans Georg Gadamer merumuskan bahwa untuk menangkap makna dalam sebuah teks hukum membutuhkan prasangka (vorurteil) sehingga unsur subjektivitas penafsir ialah bagian integral dari penalaran hukum yang dijabarkan lebih lanjut melalui konsep sejarah pengaruh (Wirkungsgeschichte). Selanjutnya, terletaknya hukum dalam jejaring sejarah mendorong Gadamer untuk menjabarkan kondisi ini melalui konsep peleburan horizon (horizontverschmelzung) yang mengisyaratkan bahwa hukum berada pada tegangan antara yang silam dan kontemporer. Kendati demikian, tegangan inilah yang kemudian mesti dieksplisitkan sehingga tercipta interseksi antar horizon dan bukan asimilasi antar horizon.
Kata Kunci : Kekuasaan, Kejahatan Keamanan Negara, Hermeneutika, Tragedi 1965.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Kekuasaan, Kejahatan Keamanan Negara, Hermeneutika, Tragedi 1965.
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 29 Jun 2026 07:46
Last Modified: 06 Jul 2026 02:51
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53487

Actions (login required)

View Item View Item