Search for collections on Undip Repository

Potensi Lidah Buaya (Aloe sp.) asal Kalimantan dan Semarang sebagai Agen Anti Penuaan Kulit Menggunakan Penambatan Molekuler

Muzaki, Mohammad (2026) Potensi Lidah Buaya (Aloe sp.) asal Kalimantan dan Semarang sebagai Agen Anti Penuaan Kulit Menggunakan Penambatan Molekuler. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Mohammad Imam Muzaki.zip] Archive
Mohammad Imam Muzaki.zip
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. Halaman Cover dan Judul.pdf] Text
1. Halaman Cover dan Judul.pdf

Download (193kB)
[thumbnail of 2. Halaman Pengesahan.pdf] Text
2. Halaman Pengesahan.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of 4. Abstrak.pdf] Text
4. Abstrak.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of 5. Abstract.pdf] Text
5. Abstract.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 6. Daftar Isi.pdf] Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of 10. BAB I Pendahuluan.pdf] Text
10. BAB I Pendahuluan.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of 15. Daftar Pustaka.pdf] Text
15. Daftar Pustaka.pdf

Download (294kB)

Abstract

Penuaan merupakan proses penurunan fungsi pada kulit secara bertahap
yang dapat disebabkan oleh adanya paparan sinar matahari (photoaging), yang
berdampak buruk pada aspek estetika dan kesehatan. Penggunaan produk
kosmetika sintetis yang digunakan sebagai solusi masih memiliki keterbatasan
terutama pada efek iritasi pada kulit yang cenderung sensitif sehingga pemanfaatan
bahan alami seperti lidah buaya (Aloe sp.) sebagai alternatif dianggap lebih aman.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan kajian mengenai potensi lidah
buaya asal Kalimantan sebagai agen anti penuaan kulit serta membandingkannya
dengan lidah buaya kultivar lokal Semarang. Metode penelitian ini meliputi
karakterisasi morfologi dan identifikasi molekuler untuk mengetahui perbedaan
sekuens antar kultivar. Selain itu juga dilakukan identifikasi senyawa bioaktif
dengan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk
mengetahui perbedaan profil senyawa antar kultivar lidah buaya. Senyawa yang
teridentifikasi kemudian diseleksi menggunakan SwissTargetPrediction untuk
menyeleksi senyawa yang memiliki interaksi dengan reseptor MMP1 dan MAPK
(ERK, P38 alpha, dan JNK) yang berperan dalam proses penuaan kulit. Senyawa
yang terpilih kemudian dilakukan penambatan molekuler dengan Molegro Virtual
Docker untuk memperoleh nilai rerank score. Hasil analisis molekuler
menunjukkan adanya perbedaan sekuens DNA yang signifikan antara lidah buaya
kultivar Semarang dengan kultivar Kalimantan. Hasil GC-MS juga menunjukkan
perbedaan komposisi senyawa antar kultivar. Berdasarkan penambatan molekuler
yang dilakukan, menunjukkan bahwasanya lidah buaya kultivar Kalimantan
memiliki potensi yang lebih baik dibandingkan kultivar Semarang, terutama pada
reseptor MMP1, P38 alpha, dan JNK1 yang didasarkan pada nilai rerank score yang
lebih baik dengan senyawa inhibitor sebagai kontrol dan total kelimpahan senyawa
potensialnya. Dengan demikian, lidah buaya Kalimantan memiliki potensi unggul
sebagai agen anti penuaan kulit.
Kata Kunci : Photoaging, Karakterisasi Molekuler, Mitogen Activated Protein Kinase

(NO KETERSEDIAAN : 272/B.Tek/2026)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 23 Jun 2026 04:07
Last Modified: 23 Jun 2026 04:07
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53461

Actions (login required)

View Item View Item