UMMAH, Siti Rikhanatul (2023) ANALISIS KETERKAITAN SEKTOR UNGGULAN DALAM KAWASAN PURWOMANGGUNG JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover-12020118120056.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (Abstract (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris)-12020118120056.pdf - Published Version Download (161kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia)-12020118120056.pdf - Published Version Download (275kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi-12020118120056.pdf - Published Version Download (285kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka-12020118120056.pdf - Published Version Download (303kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks-12020118120056.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu menganalisis keterkaitan sektor-sektor
unggulan dominan di Kawasan Purwomanggung. Data yang dipergunakan dalam
penelitian ini ialah jarak, data PDRB dan sektor ekonomi berdasarkan lapangan
usaha kabupaten/kota Kawasan Purwomanggung pada periode 2012-2021.
Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan metode perhitungan Shift Share yang
berguna untuk mengetahui sektor unggulan masing-masing daerah dan sektor
unggulan kompetitif yang mendominasi, kemudian analisis indeks moran’s dan
LISA menunjukkan hubungan spasial antar daerah berbasis sektor yang kompetitif.
Serta analisis regresi linier guna melihat pengaruh sektor unggulan berlandaskan
analisis shift share sebelumnya terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah lain
dengan acuan wilayah berdasarkan indeks moran’s sebelumnya dan analisis LISA
di wilayah tersebut.
Hasil Shift Share menunjukkan Kabupaten Purworejo memiliki 8 sektor
unggulan berdaya saing, Kabupaten Wonosobo 12 sektor unggulan kompetitif,
Kabupaten Magelang 7 sektor unggulan berdaya saing, Kota Magelang 6 sektor
unggulan kompetitif, dan Kabupaten Temanggung 10 sektor unggulan berdaya
saing. Indeks Moran menunjukkan bahwa hubungan spasial kawasan
Purwomanggung cukup tersebar dan tidak signifikan. Model pola keterkaitan yang
terbentuk pada sektor pertanian adalah High-High (Kabupaten Magelang) dan LowHigh (Kabupaten Purworejo dan Kota Magelang); sektor konstruksi yaitu HighLow (Kabupaten Magelang), Low-High (Kota Magelang) dan Low-Low (Kabupaten
Wonosobo); Sektor perdagangan besar dan eceran yaitu Hogh-Low (Kabupaten
Magelang). Hasil analisis regresi linier menunjukkan pertumbuhan ekonomi
daerah-daerah lain yang saling berhubungan paling dekat secara signifikan
dipengaruhi oleh perdagangan besar dan eceran. Sektor pertanian dan sektor
konstruksi hanya memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi salah satu daerah tersebut
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sektor Unggulan Kompetitif, Keterkaitan Spasial, Indeks Moran’s dan LISA, Kawasan Purwomanggung |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Didik FEB |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:20 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
