Salsabila, Zalfa and Dalmiyatun, Tutik and Mariyono, Joko (2026) Pengaruh Peran Penyuluh Pertanian terhadap Adopsi Inovasi Budidaya Durian pada Kelompok Tani Cepoko Mulyo di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Bagian 1 (Cover-Sebelum Pendahuluan).pdf Download (574kB) |
|
|
Text
Bagian 2 (Bab I).pdf Download (146kB) |
|
|
Text
Bagian 3 (Bab II).pdf Download (197kB) |
|
|
Text
Bagian 4 (Bab III).pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 5 (Bab IV).pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 6 (Bab V).pdf Restricted to Repository staff only Download (148kB) | Request a copy |
|
|
Text
Bagian 7 (Daftar Pustaka-terakhir).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor pertanian Indonesia menghadapi tantangan rendahnya adopsi inovasi di tingkat petani, khususnya pada subsektor hortikultura. Di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, populasi pohon durian menghasilkan mengalami penurunan drastis dari 9.042 pohon pada 2022 menjadi hanya 2.862 pohon pada 2024, yang mengindikasikan adanya kendala serius dalam penerapan inovasi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi anggota kelompok tani, mendeskripsikan bentuk dan intensitas peran penyuluh pertanian, menganalisis tingkat adopsi inovasi budidaya durian, serta menganalisis pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap adopsi inovasi budidaya durian pada Kelompok Tani Cepoko Mulyo di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Mei 2026 menggunakan metode survei dengan teknik sensus terhadap 37 responden anggota kelompok tani. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha variabel X = 0,906; variabel Y = 0,890), kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani berusia di atas 55 tahun (64,8%), berpendidikan SD (67,6%), dan mengelola lahan bagi hasil seluas di bawah 2.000 m² (64,9%). Intensitas peran penyuluh tergolong rendah, dengan 56,8% responden hanya berinteraksi 0–1 kali per tahun. Tingkat adopsi inovasi berada pada kategori sedang (59,5%). Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 18,736 + 0,441X dengan nilai t-hitung sebesar 3,014 (sig. 0,005 < 0,05), membuktikan bahwa peran penyuluh pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi inovasi budidaya durian. Nilai R² sebesar 0,206 menunjukkan kontribusi peran penyuluh sebesar 20,6%, sedangkan 79,4% dipengaruhi oleh faktor lain seperti bantuan bibit gratis dan identitas wilayah sebagai sentra durian.
Kata kunci: penyuluh pertanian, adopsi inovasi, budidaya durian, kelompok tani, regresi linier
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | penyuluh pertanian, adopsi inovasi, budidaya durian, kelompok tani, regresi linier |
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agribusiness |
| Depositing User: | User Agribisnis |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 07:56 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 07:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/53401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
